Connect With Us

Dikira Tewas, Pemulung Tergeletak Berceceran Darah di Neglasari Tangerang Ternyata Mabuk Berat

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 Juni 2022 | 13:41

Pemulung pingsan dengan luka di kepala dikira tewas di Neglasari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemulung bernama Beta membuat geger warga di Jalan Iskandar Muda, Gang Mayang  Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Pasalnya, pria berusia 40 tahun itu ditemukan tidak sadarkan diri dalam keadaan tergeletak dengan ceceran darah di kepalanya, Jumat 17 Juni 2022.

Warga yang melihat sosok lelaki yang tergeletak tersebut tidak berani mendekatinya. Warga mengira, Beta sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mengaku menerima laporan adanya seorang lelaki yang tewas di pinggir jalan. 

"Warga lapor dan bilang ada luka serta darah dibagian kepala di pinggir jalan. Mereka tidak ada yang berani mendekat dan melaporkannya ke kami," ungkapnya.

Setelah petugas sampai di lokasi kejadian, ternyata Beta masih hidup. "Unit Reskim sama unit Identifikasi Polres sampai sana ternyata korbannya masih hidup," jelasnya.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Beta, rupanya pria yang berprofesi sebagai pemulung ini tengah mabuk berat. 

"Dia kondisinya mabuk parah. Dugaannya dia itu terjatuh, entah dari motor atau dari mana. Kemudian, karena kondisinya mabuk itu jadi dibawa ke RS," katanya. 

Kapolsek menduga Beta saat itu terjatuh dan ditinggalkan temannya. 

"Dia itu pekerja di tempat pembuangan sampah. Dugaan kita, dia terjatuh ya bisa dia boncengan dengan motor sama temannya, sama-sama mabuk, dia ditinggal temannya. Nanti kalau sudah sadar akan kami tanya lagi," pungkasnya.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill