Connect With Us

Warga Alam Indah Tangerang Resah 32 Tahun Selalu Dihantui Bencana Banjir

Tim TangerangNews.com | Minggu, 3 Juli 2022 | 11:59

Warga Perumahan Alam Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 800 kepala keluarga yang bermukim di RW 05,06,07 dan 08 Perumahan Alam Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dihantui keresahan setiap kali hujan mengguyur.

Meskipun hujan turun dengan intensitas rendah, perumahan mereka selalu banjir. Ketinggian banjir mulai 30 centimeter didalam rumah hingga 80 centimeter di jalan, sehingga menggangu aktifitas mereka.

Ketua RW 08, Toni Kusworo mengaku kondisi tersebut terjadi sejak 32 tahun lalu dan kian parah setelah adanya pembangunan perumahan di sekitarnya. 

"Kalau banjir lama surut karena disini dataran rendah, apalagi daerah resapan udah dibangun jadi perumahan, makin parah banjirnya" katanya. 

Toni menjelaskan sumber banjir juga berasal dari pemukiman warga di RW 03 dan 04 yang lebih tinggi. Segala upaya telah dilakukan warga untuk mengatasi banjir, termasuk penyampaian di musrenbang tapi tidak ada hasil.

"Lapangan dan titik perumahan yang rendah sudah kita uruk dengan gotong royong, dan setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan telah diajukan tapi tidak ada tindak lanjut, warga di sini sudah pasrah", jelasnya.

Akan tetapi warga mulai dapat bernafas lega, setelah Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan perbaikan saluran air atau drainase, melalui inisiasi ketua RW 03 Mustofa Kamaludin.

"Tiga kepala dinas yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perumahan dan Permukiman datang ke perumahan kami, sehingga proyek pengerjaan normalisasi drainase mulai berjalan sejak dua Minggu lalu", ungkapnya.

Sementara itu, Mustofa Kamaludin, menyebutkan keresahan mayarakat terobati setelah beberapa pengurus RW membuat forum berdiskusi atas hal itu. Serta, dengan dibantunya juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, Yudhistira Prasasta bergerak mencari solusi.

"Warga saat itu saya ajak komunikasi ke KNPI dan menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, serta Camat Cipondoh untuk mencurahkan keluh kesahnya," sebutnya.

Mustofa mengaku, dengan itu pun langsung direspons serta membuat jangka pendek terlebih dahulu yang dimulai pada Rabu (15/6/2022) lalu, yakni melakukan normalisasi atau pengurukan disepanjang aliran pembuangan air.

" Alhamdulillah langsung direspons, hasilnya menormalisasi. Sementara hasil keputusan itu ada jangka menengah yaitu pengajuan u-ditch dan jangka panjang adalah infrastruktur seluruh jalan menggunakan batako atau konblok untuk ketika ada air langsung meresap," paparnya.

Mustofa menambahkan, atas hal awal tersebut warga di enam RW itu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan segenap jajaran melancarkan keluhan warga selama puluhan tahun. Serta warga juga berterimakasih kepada Ketua KNPI yang ikut membantu berkomunikasi.

HIBURAN
3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

SPORT
Gagal Capai Target Tiga Besar, Carlos Pena Akui Performa Persita Dua Bulan Terakhir Sangat Buruk

Gagal Capai Target Tiga Besar, Carlos Pena Akui Performa Persita Dua Bulan Terakhir Sangat Buruk

Senin, 25 Mei 2026 | 11:26

Persita Tangerang menutup musim BRI Super League 2025/2026 dengan hasil mengecewakan usai kalah 1-3 dari Persis Solo di Banten International Stadium, Sabtu, 23 Mei 2026.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

KOTA TANGERANG
Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Senin, 25 Mei 2026 | 18:41

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang mulai mengalami kenaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill