Connect With Us

Jembatan Cisadane Tangerang Diganti dengan Pengerjaan 1 Tahun 4 Bulan, Ini Rekayasa Lalinnya

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:27

Petugas Dishub Kota Tangerang saat melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Kalipasir Kota Tangerang. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Jembatan Cisadane A di Jalan Merdeka, Kota Tangerang sedang dilakukan pergantian infrastruktur selama setahun empat bulan. Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) pun melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mendukung pengerjaan tersebut.

“Proses pengerjaannya diestimasikan selama setahun empat bulan. Maka, kami terapkan rekayasa lalinnya,” kata Yuniar Mario Kempes, Kasie Pengendalian dan Penertiban Angkutan Jalan Dishub Kota Tangerang kepada TangerangNews, Selasa 2 Agustus 2022.

Pengerjaan pengantian infrastruktur jembatan yang dilakukan pihak Kementerian PUPR ini sudah dimulai sejak 20 Juli 2022.

Mario mengatakan, pihaknya mengerahkan jajaran Dishub Kota Tangerang selama 24 jam untuk membantu arus lalin di lokasi tersebut.

“Personel kita back up selama 24 jam. Jadi, kemarin sedang sosialisasi dulu selama seminggu sampai rambu-rambu rekayasa lalinnya terpasang,” jelasnya.

Adapun rekayasa lalinnya, kata Mario, kendaraan yang melintas dari Jalan Kalipasir menuju Cimone berputar di u-turn pos polisi, mengambil sisi kiri jembatan dan belok kiri ke jalan baru lingkar Gerendeng menuju Jalan Imam Bonjol.

“Kendaraan yang melintas akan diarahkan ke jembatan sebelahnya atau Jembatan Cisadane B dengan putar balik di pos polisi,” tuturnya.

Lalu, kendaraan dari Jalan Kalipasir menuju Jakarta berputar di u-turn pos polisi, mengambil sisi kanan jembatan menuju Jalan Otista.

“Sedangkan kendaraan dari Jalan Merdeka menuju Karawaci, lurus di sisi kanan jalan dan belok ke lingkar Gerendeng menuju Jalan Imam Bonjol,” katanya.

Kemudian, kendaraan dari Jalan Letda Dadang Suprapto tidak boleh belok kiri ke arah Robinson, diarahkan lurus ke lingkar Gerendeng.

“Traffic light tetap digunakan untuk lurus dari Jalan Merdeka maupun belok kanan dari Jalan Imam Bonjol,” paparnya.

Seperti diketahui, pengerjaan jembatan ini merupakan program dari Kementerian PUPR yang akan mengganti dan atau menduplikasi sebanyak 37 Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa termasuk di Kota Tangerang yang rata-rata berusia 40 tahun.

NASIONAL
Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Senin, 2 Februari 2026 | 09:16

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menanggapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program makan bergizi gratis (MBG).

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill