Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Antrean panjang pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite selalu terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tangerang.
Meskipun membosankan, warga tetap rela menunggu lama dalam antrean panjang untuk bisa mengisi kendaraannya dengan Pertalite yang masih dibanderol seharga Rp 7.650 per liter ini.
Petugas SPBU di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tangerang, menyarankan para pengendara untuk membeli Pertalite pada siang hari, jika ingin menghindari antrean panjang.
"Saran saya kalau mau beli siang saja, karena antrenya enggak panjang. Kalau pun siang antre, paling hanya delapan motor," ujar petugas SPBU yang enggan disebut namanya, Rabu 10 Agustus 2022.
Ia mengungkapkan, belakangan ini antrean panjang memang selalu terjadi pada pengisian BBM jenis Pertalite terutama pada pagi, sore, dan malam hari. Antrean, katanya, dialami pengisi Pertalite baik dari pengguna sepeda motor maupun minibus.
"Setiap hari memang gini (antre panjang). Makanya kalau siang tidak begitu antre," katanya.
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab antrean panjang ini, apakah karena meningkatnya permintaan atau karena kekhawatiran akan ketersediaan stok yang kosong.
"Antre panjang saya enggak tahu, tapi kalau stok di sini ada," tuturnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews