Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TANGERANGNEWS.com-Kawasan SMPN 6 Kota Tangerang di Jalan Cemara Raya, Perumnas I, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dapat menjadi pilihan alternatif wisata bagi para pemburu kuliner. Pasalnya, berbagai macam kuliner yang tersedia cukup lengkap, sehingga menjadi surganya para pecinta kuliner.
Para pedagang kaki lima di kawasan yang dikenal dengan sebutan 'Sampel' ini menjajakan dagangannya dengan harga yang bersahabat di kantong, rata-rata hanya berkisar Rp5 ribu sampai Rp15 ribu.
Pantauan TangerangNews pada Sabtu, 13 Agustus 2022, suasana tampak mulai ramai sejak pukul 16.00 WIB. Hingga menjelang malam, kawasan kuliner yang tak kalah dengan Pasar Lama ini semakin dipadati pengunjung.
Para pengunjung yang hendak hendak berjajan itu berhenti di sepanjang pinggir Jalan Cemara Raya. Ramainya pengunjung ini membuat lalu lintas di kawasan itu macet.
Selain lokasinya yang memang cukup strategis karena berada di pinggiran jalan yang aktif dilalui pengendara, kawasan jajanan Sampel ini menjadi sarana penghidupan bagi para pelaku usaha UMKM.
Pedagang seblak di Sampel, Asep mengaku, dapat meraih omzet Rp700 ribu per hari dari menjual jajanan khas Bandung ini.
"Paling ramai di hari Sabtu dan Minggu. Kalau untuk hari biasa penghasilannya standar saja," ujarnya kepada TangerangNews.

Tak hanya seblak, para pengunjung dapat memilih berbagai macam kuliner yang dijajakan para pedagang, seperti sempol ayam, bakso goreng, sate kikil, crepes, Japanese food, seafood, hingga traditional food.
Salah satu pengunjung, Salwa mengatakan, sejak kecil dirinya sering berwisata kuliner di kawasan Sampel.
Ia mengaku senang dengan adanya kawasan jajanan ini, karena dapat membantu para pelaku UMKM berjualan, dan memudahkan pengunjung untuk menemukan jajanan.
"Kalau saya sukanya yang pedas-pedas seperti seblak, sempol, cilor, atau baso tusuk kurang lebih seperti itu," tutur warga Perumnas ini.
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TODAY TAGPergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews