2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Bagi pecinta kuliner tak perlu lagi merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati sajian seafood. Pasalnya, terdapat seafood dengan harga yang murah dan nikmat.
Berada di Jalan Cemara Raya, Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, kuliner seafood tersebut bernama Kerang DKK yang sudah ada sejak dua tahun lalu.
"Untuk menunya ada kerang hijau, kerang dara, kerang bulu, kerang bambu, gurita, udang, cumi, kepiting. Sedangkan untuk yang best seller-nya itu kerang hijau," kata Yopy, pemilik Kepiting DKK kepada TangerangNews, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Seafood merupakan aneka jenis makanan yang berasal dari hasil laut. Makanan yang memiliki cita rasa khas yang tinggi serta mudah untuk dicerna ini banyak digemari masyarakat.
Menurutnya, seafood yang disajikan di restoran relatif dijual dengan harga yang mahal. Maka, ia pun membuat konsep seafood ala kaki lima agar harga yang dijual bisa murah dan terjangkau.
"Di sini kerang hijau satu porsinya Rp10 ribu, lalu ada juga paket dengan harga di bawah Rp50 ribu sudah bisa mendapat tiga macam paket," jelas Yopy.

Untuk membedakan dengan seafood lain, Kerang DKK tidak menambahkan jagung pada menu seafood-nya. Selain itu, jika seafood lain relatif menyediakan pedas semua, tetapi di Kerang DKK, bisa menyesuaikan saus yang digunakan untuk level tertentu.
"Ini saya belajar secara autodidak, dan syukur sampai saat ini belum ada komplain dari pelanggan," tuturnya.
Kerang DKK buka setiap hari mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews