Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung
Senin, 9 Februari 2026 | 16:54
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022.
Pantauan TangerangNews, massa aksi tersebut datang dengan mendorong kendaraan motornya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan naiknya harga BBM. Mereka juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan aspirasinya.
Adapun massa aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan, yakni menolak penyesuaian subsidi BBM, memperketat pengawasan pendistribusian BBM, dan mendesak pemerintah untuk memberantas mafia minyak.
Demonstrasi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP. Aparat memasang barikade di depan gerbang Kantor DPRD Kota Tangerang.
"Kita minta ketua DPRD (menemui massa aksi) kita tidak butuh air minum, air minum bisa kita beli, tapi tidak dengan bensin," ujar Asrul Haruna, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMT dalam orasinya.
Pendemo menuntut pihak DPRD Kota Tangerang turun ke jalan untuk menemui massa aksi secara langsung dan berdiskusi.
Para mahasiswa mengancam akan memaksa masuk ke Gedung DPRD, jika pihak DPRD tidak menemui mereka.
Namun, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo sedang tidak berada di lokasi.
Adapun massa aksi kemudian ditemui perwakilan DPRD Kota Tangerang, yakni dari Komisi II Saiful Milah Fraksi Golkar dan Komisi IV Apanudin Fraksi Gerindra.
Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.
TODAY TAGPT Paramount Enterprise International bersama unit bisnisnya, Paramount Land dan Parador Hotels & Resorts, menggelar Paramount Enterprise Awards 2026 di Grand Ballroom Atria Hotel Gading Serpong, Senin, 9 Februari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Perkembangan kawasan industri di Serang, Cilegon, dan sekitarnya mendorong meningkatnya aktivitas kerja serta mobilitas masyarakat setiap hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews