Connect With Us

Ramai Demo BBM, Kapolres Tangerang Imbau Utamakan Dialog dan Hindari Provokasi

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 September 2022 | 19:01

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat diwawancara awak media di di depan gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menimbulkan gejolak aksi protes di berbagai daerah termasuk Kota Tangerang sehingga berbagai lapisan masyarakat menggelar aksi demo. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memberikan imbauan ketika mengawal aksi demo mahasiswa di depan gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022.

"Memang lebih bagus berdialog. Dengan dialog lebih mudah untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasi dan ditampung secara cepat," kata Zain kepada awak media.

Menurutnya, penyampaian aspirasi secara dialog dan persuasif lebih efektif, agar aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan aman, tertib, dan aman.

Zain menambahkan, pihaknya bersama instansi terkait akan mempersiapkan segala kemungkinan antisipasi terkait pascapenyesuaian harga BBM.

"Jadi dari kemarin, hari ini, rencananya besok kemudian tanggal 9 maupun 13 kami siap," ujar Zain.

Zain kembali mengimbau kepada masyarakat, mahasiswa, maupun buruh tetap menjaga ketertiban agar aman dan kondusif serta tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan hukum. 

"Jangan terprovokasi dan selalu kedepankan dialog untuk menyampaikan aspirasi," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill