Connect With Us

Seluruh Titik Banjir di Kota Tangerang Berangsur Surut

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 September 2022 | 10:08

Petugas BPBD Kota Tangerang bersiaga di Jalan KH Hasyim Ashari, depan Perumahan Ciledug Indah 1, Karang Tengah, yang masih tergenang air, Minggu 11 September 2022, pagi. (@TangerangNews / Website tangerangkota.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda Kota Tangerang akibat hujan lebat sejak Sabtu 10 September 2022, mulai berangsur surut, pada Minggu 11 September 2022, pagi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang pukul 07.00 WIB, surutnya banjir dan genangan ini berada di semua titik.

Wilayah yang masih membutuhkan waktu untuk bergantian jalannya air ialah Kampung Gondrong, Pinang Griya Permai dan Komplek Duren Vila.

"Sekitar dua jam lagi juga Insyaallah surut total, yang penting tidak hujan lagi," kata Deni Koeswara, Kepala BPBD Kota Tangerang. 

Adapun sejak Sabtu pukul 19.00 WIB kemarin, tercatat lima genangan terjadi di Jalan Galeong Margasari setinggi 15 cm, Jalan Putri Sima Raya Cibodas 20 cm, Jalan MH Thamrin Cikokol 30 cm, Moderland 20 cm, sekitar Kebon Nanas 20 cm.

"Sedangkan banjir terjadi di Komplek Bumi Mas Raya (BMR) Cikokol tertinggi 40 cm," ungkap Deni.

Namun, selain Komplek BMR yang masih tinggi, Fly Over Taman Cibodas juga sempat tergenang air setinggi 30 cm, Komplek Puri Kartika 60 cm, Komplek Griya Kencana 20 cm dan Ciledug Indah I 30 cm.

Komplek Wisma Tajur 30 cm, Kampung Gondrong Cipondoh 50 cm, Pinang Griya Permai 60 cm, Komplek Duren Vila Karang Tengah 60 cm, Puri Kartika Baru 30 cm, dan Jalan Gempol Raya Kunciran 20 cm.

Atas kondisi ini, Sabtu malam hingga Minggu dini hari lalu lintas di jalan utama sempat tersendat, namun tertangani oleh jajaran Dishub Kota Tangerang.

"Tidak ada korban jiwa, namun ada tanggul rusak juga di Jalan Merak II RT 06/05 Pinang sekitar pukul 22.10 WIB," jelasnya.

Sejak pukul 15:30 WIB kemarin, seluruh tim bergerak, jajaran OPD maupun kewilayahan. Mulai dari membantu pergerakan warga dan penyelematan barang-barang, upaya penyedotan di Komplek BMR dan lainnya.

"Petugas juga menyiapkan posko dan perahu untuk antisipasi, membantu mobilitas warga, dan terus koordinasi dengan sejumlah pintu air seperti Katulampa, Batu Beulah, Pasar Baru, PS Angke hingga pihak BMKG," ungkap Deni.

Menurut info BMKG, pada Minggu siang hingga malam akan kembali turun hujan. Untuk itu, Deni mengimbau masyarakat Kota Tangerang selalu berhati-hati dalam beraktivitas, di tengah musim penghujan yang mulai terlihat pergerakannya.

Sebagai informasi, jika masyarakat Kota Tangerang membutuhkan bantuan terkait bencana banjir atau lainnya. BPBD Kota Tangerang memiliki emergency call di 112 dan nomor piket 24 jam di 021-5582144.

 

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TANGSEL
Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dijadwalkan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Tahap I untuk jalur domisili pada malam ini, Kamis, 26 Juni 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:38

Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill