695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai
Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.
TANGERANGNEWS.com-Pasca banjir melanda sejumlah titik wilayah Kota Tangerang, Wali Kota Arief R Wismansyah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), untuk terlibat dalam penanganan dan antisipasi.
"Setelah kemarau basah, informasinya musim penghujan datang lebih awal, untuk BPBD, Satpol PP, DLH, PUPR, Dinsos, dan lainnya yang terkait banjir agar siap siaga lakukan langkah antisipasi pencegahan banjir," ujarnya saat apel pagi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin 12 September 2022.
Menurutnya, penanganan dan pengendalian banjir bukan hanya urusan dinas teknis, karena itu seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang harus terlibat.
Pastinya masyarakat ingin lingkungannya bebas banjir. Pemerintah merupakan satu - satunya harapan mereka dalam menanggulanginya.
"Dinas lainnya juga agar terlibat, contoh Dinas Pendidikan sosialisasikan kepada warga sekolah bagaimana anak - anak tidak buang sampah sembarangan, ajarkan membuat biopori di rumahnya masing - masing," tambah Arief.
Ia juga menegaskan permasalahan banjir ini agar segera diatasi secara tuntas, tidak hanya berkoordinasi tapi tentukan langkah konkret.
"Itu yang ditunggu oleh masyarakat, berikan solusi agar satu persatu permasalahan ini bisa terselesaikan bersama - sama untuk kemajuan Kota Tangerang," tegasnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.
TODAY TAGSuasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews