Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat
Minggu, 13 September 2026 | 06:38
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TANGERANGNEWS.com–Bazar murah keliling di 13 kecamatan se-Kota Tangerang yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang di 13 kecamatan se-Kota Tangerang telah berakhir.
Penutupan bazar murah yang berlangsung selama satu bulan tersebut dilaksanakan di GOR Dimyati, Kecamatan Tangerang, Rabu, 12 Oktober 2022.
Bazar yang menyediakan sejumlah bahan pokok ini disebut dapat menekan angka inflasi di Kota Tangerang.
"Terkait dengan bazar yang kita gelar ini cukup membantu masyarakat dan menekan angka inflasi," ujar Shandy Sulaeman, Kepala Bidang Perdagangan DisperindagkopUKM Kota Tangerang.
Menurut dia, adanya bazar murah ini membantu menstabilkan harga komoditi yang terdampak dari kenaikan harga BBM.
Selama digelar sebulan di 13 kecamatan, pendapatan ritel mencapai Rp280 juta.
"Meskipun harganya di bawah dari pasaran, tetapi barang komoditas yang dijual tetap berkualitas," katanya.
Sementara itu, Suherti, warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, mengharapkan bazar murah ini tetap digelar dalam rangka membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.
"Saya belanja kebutuhan pokok. Karena di sini harganya lebih murah. Dan berharap ada lagi bazarnya," pungkasnya.
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TODAY TAGPencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.
Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews