Connect With Us

Jumlah Sekolah di Tangerang Tidak Memadai

| Kamis, 24 Februari 2011 | 16:56

| Dibaca : 106642

PGRI Kota Tangerang siap dukung Wahidin Halim jadi Gubernur. (tangerangnews / dira)


 
TANGERANGNEWS-Fasilitas dan jumlah sekolah di Kota Tangerang masih sangat rendah, tidak sebanding dengan jumlah murid yang ada. Karena itu kualitas pendidikan juga menjadi rendah. Demikian yang dikatakan oleh Mas Iman Kusnandar, Rektor Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang, saat acara seminar betema ekonomi kreatif, Kamis (24/2).
 
"Jumlah sekolah tidak memadai jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada," ujar Mas Iman Kusnandar.
 
Menurut Iman, jumlah penduduk wilayah Tangerang, yang meliputi Kabupaten, Kota, dan Tangsel, sekitar 5,3 juta jiwa. Sementara jumlah sekolah untuk tingkat SD hanya 1.200 buah, sedangkan SMP dan SMA masing-masing 200 buah. "Jumlah itu termasuk sekolah swasta, kalau tak ada swasta, tentu jauh lebih sedikit sekali. Jadi kita patut berterima kasih terhadap keberadaan sekolah swasta itu," ucapnya.
 
Karena itu Iman, seringkali saat siswa SD yang hendak masuk SMP, akan jauh berkurang, begitu juga ketika siswa SMP hendfak masuk SMA. Hal itu ditambah lagi dengan kondisi perekonomian warga Tangerang, yang mayoritas masih skala menengah bawah. "Banyak yang tidak mampu menyekolahkan anaknya sekolah. Jadinya, pendidikan warga Tangerang menjadi rendah," ucapnya.
 
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Zaenudin, mayoritas guru di wilayah Tangerang mengalami kemandekan kenaikan pangkat dari IV A ke IV B. Oleh karena mayoritas dari guru tidak mampu membuat karya ilimiah, sebagai prasyarat kenaikan pangkat itu.
 
Menurut Zaenudin, dari 23.000 orang guru di Tangerang, sekitar 6.500 orang adalah guru sekolah negeri. Dari jumlah itu, sekitar 3.000 orang yang mengalami kemandekan kenaikan pangkat tadi. "Mereka sepertinya tidak termotivasi untuk naik pangkat. Ini sangat disayangkan," tandasnya. (DIRA DERBY)

TOKOH
Sikapi LGBT, Jazuli Juwaini Ajak Kembali pada Pancasila dan UUD 1945

Sikapi LGBT, Jazuli Juwaini Ajak Kembali pada Pancasila dan UUD 1945

Selasa, 14 Juli 2015 | 12:52

"Pancasila dan UUD 1945 harus termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari mengingat ekses globalisasi khususnya dalam budaya dirasakan menggerus nilai dan identitas kita sebagai bangsa," ungkap Anggota DPR asal Banten ini.

WISATA
Ada Enam Pulau Baru di Banten

Ada Enam Pulau Baru di Banten

Rabu, 24 Juni 2015 | 03:26

“Berdasarkan devinisi tersebut, maka enam pulau yang baru ditemukan masuk ke dalam kordinat Provinsi Banten,” katanya, Selasa (23/6)

BANTEN
Atut Resmi Diberhentikan sebagai Gubernur Banten

Atut Resmi Diberhentikan sebagai Gubernur Banten

Rabu, 29 Juli 2015 | 09:48

SERANG-Terpidana kasus korupsi Atut Chosiyah resmi diberhentikan sebagai Gubernur Banten melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 63/P Tahun 2015. Sebab statusnya dalam kasus korupsi dinilai sudah tetap.

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali