Connect With Us

Fly Over Cibodas Selesai Desember

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 6 Mei 2009 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Pembangunan jembatan layang (Fly Over) yang menghubungkan Kali Sabi dengan Cibodas, diperkirakan akan selesai pertengahan Desember 2009. Proyek yang dilakukan oleh PT Rama Abdi Pratama dan PT Nugraha Adi Taruna tersebut, menelan dana sebesar Rp 24,6 miliar, berasal dari anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2009. Rencana ini terungkap pada pertemuan Pemkot Tangerang dengan pihak-pihak terkait,diantaranya Departemen Pekerjaan Umum (DPU) Wilayah IV, PLN dan sejumlah operator selular, Rabu (6/5), di ruang Akhlakul Kharimah gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

 

“Saat ini proses pembebasan lahan sudah rampung dan tinggal menunggu Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunan pihak kontraktor. Selanjutnya diharapkan bulan ini sudah bisa melaksanakan pembangunan jembatan ini.” Kata Wali Kota Tangerang Wahidin Halim. Dalam proses pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan tersebut, tetap memperhatikan aspek lingkungan, seperti membuat saluran air atau drainase, hutan kota atau pertamanan. Pasalnya, bila membangun jembatan hanya membebaskan lahan untuk jembatannya saja, akan mengganggu alih fungsi lahan. “Kami sudah membuatkan jalan samping untuk menanggulangi kemacetan selama pelaksanaan proyek pembangunan (jembatan) tersebut,” ucap Wali Kota.(rangga)

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

KOTA TANGERANG
Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Rabu, 1 Juli 2026 | 21:12

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill