Connect With Us

Buntut Camat Cipondoh Tolak Jalinan Kasih RCTI, Ketua RW Mengundurkan Diri

| Selasa, 19 Juli 2011 | 18:38

| Dibaca : 293511

Ketua RW menulis surat pengunduran diri. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Buntut adanya penolakan Camat Cipondoh terhadap program bakti sosial Jalinan Kasih RCTI di di Perumahan Cipondoh Makmur RT 3 RW 6 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, membuat Ketua RW 06 Rukman mengundurkan diri dari jabatannya lantaran malu.

"Saya langsung buat surat pengunduruan diri, karena kami justru yang meninginkan adanya tim Jalinan Kasih dari RCTI menyambangi daerah kami guna membantu warga," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu Staff Program Jalinan Kasih RCTI Kristianto mengatakan, bahwa pihaknya memang tidak mengetahui prosedur perizinan di Kota Tangerang.  Sebelumnya, pihaknya hanya meminta izin kepada RT/RW, Lurah dan Puskesmas setempat.

"Ya, ini mungkin masalah miss komunikasi saja. Kita tidak tahu kalau prosedurnya harus izin ke Dinas terkait, karena waktu kita konfirmasi ke puskesmas tak ada perintah harus ke Dinas Kesehatan. Biasanya setiap kita menyelenggarakan bakti sosial di daerah lain juga, izinnya cukup dari Puskesmas, Lurah atau Camat saja," terangnya.

Kristianto menambahkan, bakti sosial yang diselengarakan di Kecamatan Cipondoh merupakan permintaan dari masyarakat setempat yang menyatakan butuh bantuan kesehatan. Pihaknya sendiri sudah melakukan survei bersama tim untuk memastikan permnitaan tersebut tepat sasaran.

"Dua minggu sebelumnya memang kita sudah survei guna memastikan apakah warga memang layak mendapat bantuan kesehatan di sana. Setelah dicek emang benar, jadi kita adakan bakti sosial ini," katanya.

Kristianto mengaku merasa kecewa atas penolakan kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutya hal ini baru pertama kali terjadi dari sekitar 80 kegiatan yang diselenggarakannya.

"Ya kecewa juga. Baru pertama kali ini ditolak menyelengarakan bakti sosial. Apalagi sudah ada yang mendaftarkan diri sekitar 2.000 orang pada hari ini. Dikhawatirkan mereka kecewa dan menganggap RCTI melakukan pembohongan," tuturnya.

Sementara pemantauan di lokasi penyelenggaraan bakti sosial Jalinan Kasih RCTI di Pos RW 6, Perumahan Cipodoh Makmur, tampak sepi. Ada beberapa petugas polisi berjaga untuk mengantisipasi warga yang kecewa. 

Menurut informasi, pada pukul 09.30 WIB, warga sudah mendatangi lokasi. Namun, dibubarkan dengan alasan kegiatan bakti sosial di jadwal ulang. (RAZ)

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

BISNIS
Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Rabu, 8 Maret 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Mustolih Siradj konsumen Alfamart yang kini digugat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menjelaskan kenapa dirinya mempertanyakan donasi yang dipungut perusahaan tersebut.

TANGSEL
Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Selasa, 28 Maret 2017 | 18:00

"Kami masih melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang adai di Alam Sutera itu. Mudah-mudahan bisa cepat tertangani dan kemacetan tidak bersampak luas dan tidak ada korban jiwa atau materi dari kejadian pohon tumbang tersebut," ujar AKP Lalu Hedwin

KOTA TANGERANG
Polisi Ringkus Komplotan Perampok Alfamart Jatiuwung

Polisi Ringkus Komplotan Perampok Alfamart Jatiuwung

Selasa, 28 Maret 2017 | 10:00

"Lima perampok Alfamart telah kami tangkap. Mereka masing-masing berinisial EA, HT, MR, AK, dan MA," ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Budi Agung Laksono, Selasa (28/3/2017).

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell