Connect With Us

Buntut Camat Cipondoh Tolak Jalinan Kasih RCTI, Ketua RW Mengundurkan Diri

| Selasa, 19 Juli 2011 | 18:38

| Dibaca : 293228

Ketua RW menulis surat pengunduran diri. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Buntut adanya penolakan Camat Cipondoh terhadap program bakti sosial Jalinan Kasih RCTI di di Perumahan Cipondoh Makmur RT 3 RW 6 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, membuat Ketua RW 06 Rukman mengundurkan diri dari jabatannya lantaran malu.

"Saya langsung buat surat pengunduruan diri, karena kami justru yang meninginkan adanya tim Jalinan Kasih dari RCTI menyambangi daerah kami guna membantu warga," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu Staff Program Jalinan Kasih RCTI Kristianto mengatakan, bahwa pihaknya memang tidak mengetahui prosedur perizinan di Kota Tangerang.  Sebelumnya, pihaknya hanya meminta izin kepada RT/RW, Lurah dan Puskesmas setempat.

"Ya, ini mungkin masalah miss komunikasi saja. Kita tidak tahu kalau prosedurnya harus izin ke Dinas terkait, karena waktu kita konfirmasi ke puskesmas tak ada perintah harus ke Dinas Kesehatan. Biasanya setiap kita menyelenggarakan bakti sosial di daerah lain juga, izinnya cukup dari Puskesmas, Lurah atau Camat saja," terangnya.

Kristianto menambahkan, bakti sosial yang diselengarakan di Kecamatan Cipondoh merupakan permintaan dari masyarakat setempat yang menyatakan butuh bantuan kesehatan. Pihaknya sendiri sudah melakukan survei bersama tim untuk memastikan permnitaan tersebut tepat sasaran.

"Dua minggu sebelumnya memang kita sudah survei guna memastikan apakah warga memang layak mendapat bantuan kesehatan di sana. Setelah dicek emang benar, jadi kita adakan bakti sosial ini," katanya.

Kristianto mengaku merasa kecewa atas penolakan kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutya hal ini baru pertama kali terjadi dari sekitar 80 kegiatan yang diselenggarakannya.

"Ya kecewa juga. Baru pertama kali ini ditolak menyelengarakan bakti sosial. Apalagi sudah ada yang mendaftarkan diri sekitar 2.000 orang pada hari ini. Dikhawatirkan mereka kecewa dan menganggap RCTI melakukan pembohongan," tuturnya.

Sementara pemantauan di lokasi penyelenggaraan bakti sosial Jalinan Kasih RCTI di Pos RW 6, Perumahan Cipodoh Makmur, tampak sepi. Ada beberapa petugas polisi berjaga untuk mengantisipasi warga yang kecewa. 

Menurut informasi, pada pukul 09.30 WIB, warga sudah mendatangi lokasi. Namun, dibubarkan dengan alasan kegiatan bakti sosial di jadwal ulang. (RAZ)

TOKOH
Pasang Jaring, Mahfudin Tewas Tenggelam di Danau Permata Regency

Pasang Jaring, Mahfudin Tewas Tenggelam di Danau Permata Regency

Senin, 18 Januari 2016 | 16:16

TANGERANG-Seorang pria yang diketahui bernama Mahfudin,32, warga Kampung Dadap Bebulak RT 01/02, Desa Pangadegang, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tenggelam di Danau Permata Regency, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang

SPORT
Kompetisi ISL Berhenti, Tarkam Jadi Solusi

Kompetisi ISL Berhenti, Tarkam Jadi Solusi

Selasa, 9 Februari 2016 | 08:34

TANGERANG – Berhentinya kompetisi Indonesia Super League (ISL) membuat sejumlah pemain profesional tak segan bermain di kompetisi tarikan kampung (tarkam). Salah satunya adalah turnamen Paguyuban Bujay Bersatu (PBB) Cup 2016 yang digelar di Lapangan Kampu

TANGSEL
PT Pan Satria Sakti Gertak Dishub Tangsel

PT Pan Satria Sakti Gertak Dishub Tangsel

Selasa, 9 Februari 2016 | 17:24

TANGERANG- PT Pan Satria Sakti sebagai operator parkir yang menjadi rekanan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggertak pemerintah daerah. Hal itu terjadi pasca-Dishub melakukan sidak atas aduan masyarakat mengenai tarif par

NASIONAL
Jero Wacik Dibui 4 Tahun Plus Denda Rp5 Miliar

Jero Wacik Dibui 4 Tahun Plus Denda Rp5 Miliar

Selasa, 9 Februari 2016 | 10:59

TANGERANG – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik divonis 4 tahun penjara, denda Rp 150 juta, dan subsidair 3 bulan kurungan penjara. Selain itu, Jero juga dijatuhi hukuman tambahan denda sebesar Rp 5.073.031.420.

"Kejahatan akan menang jika orang benar sudah tidak melakukan apa-apa "

Jenderal Soedirman