Connect With Us

Ketua DPRD Kota Tangerang Diperiksa

| Jumat, 15 Mei 2009 | 17:58

Dugaan Penggelembungan Suara TANGERANGNEWS-Ketua DPRD Kota Tangerang Krisna Gunata yang juga calon legislatif (caleg) dari Partai Golkar nomor 2 untuk DPRD Provinsi Banten diperiksa petugas Polres Metro Kota Tangerang terkait dugaan penggelembungan suara pada Jumat (15/05). Pemeriksaan Krisna dilakukan setelah dijadikannya Ketua KPUD Kota Tangerang Imron Khamami sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengelembungan suara yang dilaporkan caleg nomor urut 1 untuk DPRD Provinsi Banten dari Partai Golkar Sri Nurhayati. Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto mengatakan, Krisna yang datang sekitar pukul 02.00 WIB ditanya masih dalam status saksi, dengan konsentrasi soal pemilihan legislatif (Pileg) 2009. “Kita hanya tanya dia saja, apakah dia tahu soal adanya permasalahan suara, “ kata Kasat. Ditanya apakah polisi akan menjadikan tersangka, dirinya mengatakan, belum. Namun, Kasat menyatakan, pihaknya akan menjadikan beberapa orang yang lalu sudah diperiksa akan menjadi tersangka. “Penambahan tersangka kemungkina bisa bagi mereka yang sudah diperiksa sebagai saksi,” terangnya. Sebelumnya, Ketua KPUD Kota Tangerang Imron Khamami pada Rabu (6/5) telah ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan empat orang anggota KPUD yakni Dadang Hermawan, Hisweni Dumaria, Imron Khamami, Baehaqi dan Namun Kosasih yang telah diperiksa pada Senin (11/05) lalu menurut informasi akan dijadikan tersangka. Krisna Gunata ketika dimintai komentarnya mengatakan, dirinya ditanya sebanyak 28 pertanyaan terkait adanya laporan penggelembungan suara yang menguntungkan dirinya. Krisna mengatakan, dirinya tidak pernah sama sekali tidak mengetahui itu semua. “Sebab, sejak awal saya tidak pernah hadir atau mengetahui hasil suara. Saya hanya memantaunya melalui media lokal dan saksi dari partai,” tegasnya di kantor DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Krisna juga mengatakan, dirinya tidak memiliki saksi atau tim sukses sehingga tidak mengetahui soal itu semua. “Prinsip saya, yang terpenting suara saya jangan dikurangi atau ditambah atau merugikan orang lain, saya sama sekali tidak pernah terbesit mau curang,” tandasnya. (den)
NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

TANGSEL
Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:41

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar program pelatihan keterampilan digital bagi kalangan pemuda masjid.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill