Connect With Us

Sungai Cisadane Mulai di Normalisasi

| Selasa, 17 Februari 2009 | 18:41


TANGERANGNEWS-Hilir sungai Cisadane yang melintasi wilayah Kota Tangerang, tepatnya di dekat pintu air sepuluh Kota Tangerang mulai dinormalisasi Selasa (17/02).

 

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane Ciliwung, Dirjen Sumber Daya Air Depatemen Pekerjaan Umum Provinsi Banten Pitoyo mengatakan, bahwa proyek normalisasi kali Cisadane Hilir ini merupakan hasil pertemuan (rembug warga) pasca banjir tahun 2007, dan menghasilkan 9 paket kegiatan untuk penanggulangan banjir dengan total biaya Rp1 triliun.

 

Sedangkan untuk proyek normalisasi Cisadane Hilir tahap pertama dengan panjang 4,2 Km menelan biaya sebesar Rp150 miliar, yang diberikan oleh pemerintah pusat (APBN). Selain itu, kali Mukervart Daan mogot sepanjang 2,5 Km juga mulai di normalisasi yang dianggarkan biayanya sebesar Rp100 miliar.

 

Bahkan kali Sabi-Dadap sepanjang 2 kilometer juga sudah siap dinormalisasi,” ucapnya, keamrin. Kesemua proyek tersebut, lanjutnya, dikerjakan oleh oleh 4 kontaktor BUMN dan BUMD masing-masing, yakni PT. Jaya Konstruksi, PT Wijaya Karya, PT. Abadi Karya dan PT. Brantas Abadi Praja. (dira)

 

 

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill