Connect With Us

Rekonstruksi Pembunuhan Nasrudin Tidak Jadi

| Minggu, 17 Mei 2009 | 19:52

TANGERANGNEWS-Penembakan Nasrudin Zulkarnaen direktur PT Putra Rajawali Banjaran (14/3) di Jalan Modern land raya belum terealisasikan sampai saat ini. Kasus tentang cinta segitiga antara Nasruddin Zulkarnaen, Antashari Azhar, dan Rani Juliani sampai saat ini belum juga selesai. Telah berkumpul rekan-rekan wartawan dari berbagai media, isu yang beredar di kalangan pers, untuk rekontruksi penembakan yang terjadi pada Almarhum Nasrudin Zulkarnaen akan di laksanakan pada minggu (17/5) untuk yang kesekian kalinya belum ada kabar berita yang jelas tentang kapan di laksanakannya rekontruksi penembakan tehadap kasus tersebut. Di sela sela, rekan-rekan Pers menunggu waktu rekontruksi di laksanakan, masing-masing menyibukan diri dengan mengobrol sesama teman pers, ada yang bermain game di hp, duduk-duduk di pingiran danau yang berada di depan metropolis, hingga sore hari belum juga ada kabar pasti, tentang kapan di laksanakannya rekontruksi penembakan tersebut. Untuk itu hingga rekan pers jenuh menunggu dan tanpa hasil jadi untuk yang sekian kalinya rekontruksi penembakan Nasrudin Zulkarnain tidak relisasikan (zokel)
HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill