Connect With Us

Rekonstruksi Pembunuhan Nasrudin Tidak Jadi

| Minggu, 17 Mei 2009 | 19:52

TANGERANGNEWS-Penembakan Nasrudin Zulkarnaen direktur PT Putra Rajawali Banjaran (14/3) di Jalan Modern land raya belum terealisasikan sampai saat ini. Kasus tentang cinta segitiga antara Nasruddin Zulkarnaen, Antashari Azhar, dan Rani Juliani sampai saat ini belum juga selesai. Telah berkumpul rekan-rekan wartawan dari berbagai media, isu yang beredar di kalangan pers, untuk rekontruksi penembakan yang terjadi pada Almarhum Nasrudin Zulkarnaen akan di laksanakan pada minggu (17/5) untuk yang kesekian kalinya belum ada kabar berita yang jelas tentang kapan di laksanakannya rekontruksi penembakan tehadap kasus tersebut. Di sela sela, rekan-rekan Pers menunggu waktu rekontruksi di laksanakan, masing-masing menyibukan diri dengan mengobrol sesama teman pers, ada yang bermain game di hp, duduk-duduk di pingiran danau yang berada di depan metropolis, hingga sore hari belum juga ada kabar pasti, tentang kapan di laksanakannya rekontruksi penembakan tersebut. Untuk itu hingga rekan pers jenuh menunggu dan tanpa hasil jadi untuk yang sekian kalinya rekontruksi penembakan Nasrudin Zulkarnain tidak relisasikan (zokel)
TEKNO
Abadikan Liburan Bak Fotografer Profesional, vivo V60 Series Hadirkan Teknologi Kamera ZEISS dan AI

Abadikan Liburan Bak Fotografer Profesional, vivo V60 Series Hadirkan Teknologi Kamera ZEISS dan AI

Jumat, 26 Desember 2025 | 17:59

vivo Indonesia resmi menghadirkan vivo V60 Series, sebuah generasi baru smartphone yang dirancang khusus sebagai "holiday kit" terbaik, untuk mengabadikan momen liburan dengan lebih jernih, kreatif, dan bermakna.

MANCANEGARA
Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York 

Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York 

Rabu, 5 November 2025 | 12:34

Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.

NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill