Connect With Us

Warga Sukasari Tolak Pembangunan Sekolah

| Kamis, 10 November 2011 | 17:52

| Dibaca : 43967

Warga tolak pembangunan Sekolah Kristen Kanaan ( / )

TANGERANG-Puluhan warga RW 9 dan 16 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menolak pembangunan Sekolah Kristen Kanaan di sebuah lahan yang terletak di Jalan MT Haryono No 11. Penolakan tesebut dipicu surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pihak sekolah yang awalnya Gereja, berubah menjadi Sekolah Taman Kanan-kanak (TK) tanpa sepengetahuan warga.
 
“Awalnya pihak sekolah minta izin warga untuk membangun gereja pada Tanggal 16 April 2009. Kita setuju dan mendukung. Namun beberapa waktu kemudian, tiba-tiba saja pihak sekolah telah memiliki IMB untuk membangun Sekolah TK. Kami merasa dibohongi,” kata warga RT 5/9, Budi Susilo Sanip, Rabu (10/10).
 
Aski protes warga dilakukan dengan memasang spanduk berisi penolakan mereka di depan pagar lahan, yang kini dijadikan lapangan olah raga Sekolah Kristen Kanaan. Mereka menuding ada rekayasa pembuatan surat IMB oleh pihak sekolah yang dikelola Yayasan Kanan tersebut.
 
“Ada dua jenis IMB yang difoto copy dan diberikan kepada warga, yakni izin Gereja dan Sekolah TK. Tapi dalam dua IMB itu tertera tanggal terbit yang sama, pada 9 Maret 2011. Berarti ada rekayasa,” kata Budi.
 
Budi menambahkan, jika dibangun Sekolah, Jalan MT Haryono akan bertambah macet. Pasalnya sudah ada dua tempat yang menyebabkan macet di kawasan tersebut, yakni Sekolah Kristen Kanaan dan gedung perkawinan Happy Wedding. “Dua tempat ini menyebabkan macet karena banyak kendaraan yang parkir di sisi jalan. Kalau sekolah dibangun, jalan ini akan tambah macet,” terangnya.
 
Untuk itu, pihaknya akan memblokir lahan tersebut jika Yayasan Kanaan tetap membangun sekolah TK. “Kita kaan tutup biar kendaraan proyek tidka bisa masuk,” tegas Budi.
 
Sementara Lurah Sukasari Wawan Fauzi mengaku hanya mendapat copy surat izin pembangunan Sekolah TK. Terkait berubahnya IMB tersebut, Wawan mengatakan kalau itu kewenangan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangerang. “Yang saya terima cuma izin sekolah TK. Masalah IMB berubah itu urusan BP2T, bukan kewenangan saya. Jadi sebaiknya ditanyakan langsung ke sana,” ungkapnya.(RAZ)


BISNIS
Indah Kiat Tangerang Fasilitasi Pelajar Mengenal Pembuatan Kertas

Indah Kiat Tangerang Fasilitasi Pelajar Mengenal Pembuatan Kertas

Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:00

TANGERANGNews.com- Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas melalui unit industrinya Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang memfasilitasi kunjungan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dari Indonesia Heritage Foundation (IHF) asuhan Ratna Megawangi untuk mempe

TEKNO
Pengguna Android Terancam Dimata-matai

Pengguna Android Terancam Dimata-matai

Kamis, 18 Agustus 2016 | 11:45

TANGERANGNews.com - Firma keamanan Lookout menemukan bug pada Android KitKat ke atas. Ini berpotensi menyerang 80 persen perangkat Android yang beredar di pasaran.

KAB. TANGERANG
Motor di Jalan Legok Tangerang Seruduk Wanita Hamil Sampai Tewas

Motor di Jalan Legok Tangerang Seruduk Wanita Hamil Sampai Tewas

Sabtu, 27 Agustus 2016 | 11:00

TANGERANGNews.com-Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Legok Panjang, Kabupaten Tangerang pada Jumat (26/08/2016) pagi. Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi berawal saat pengendara motor Honda Mega dengan nomor polisi AD-2301-HL bernama Suryadi, war

TANGSEL
Tugu Perjuangan Serpong  Tak Terurus, Satpol PP Tangsel Bongkar Bangunan

Tugu Perjuangan Serpong Tak Terurus, Satpol PP Tangsel Bongkar Bangunan

Sabtu, 27 Agustus 2016 | 10:00

TANGERANGNews.com-Situ sejarah Tugu Peringatan Rakjat Serpong yang berlumut dan disampingnya terdapat warung akhirnya akan segera diurus oleh Pemerintah Kota Tangsel. Langkah pertama yang dilakukan Pemkot Tangsel adalah dengan membersihkan bangunan yang

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance