Connect With Us

Buruh Tunggu Penerapan Upah Minimum Sektoral

| Kamis, 5 Januari 2012 | 17:02

| Dibaca : 90497

Buruh blokir jalan. (tangerangnews / dira)


TANGERANG
-Ratusan ribu buruh yang berada di Kabupaten dan Kota Tangerang menyambut gembira atas penerbitan SK Gubernur Banten  No 561/KEP.2-HUK/2012, tanggal 4 Januari 2012. Sebab, para pengusaha di kedua wilayah tadi wajib menerapkan Upah Minimum Sektoral (UMS) kepada para buruh.

"Ini menjadi hadiah tahun baru buat kami. Karena Ibu Gubernur Banten, ternyata mendengar aspirasi kami selama ini," ucap Riden Hatam Azis, Ketua Aliansi Serikat Pekerja(SP) /Serikat Buruh (SB) se-Tangerang Raya, Kamis (5/1)

Menurut Riden, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, sedang memperjuangkan pemberlakuan UMS, disamping revisi UMK 2012. Ternyata dari kebijakan yang dikeluarkan Atut itu, UMK 2012 tetap, untuk Kota Tangerang Rp 1,381 juta/bulan, dan Kabupaten Tangerang Rp1,379 juta/bulan. Namun Atut justru menerbitkab kebijakan mengenai penerapan UMS tadi.

Dengan adanya kebijakan itu, maka besaran gaji dari para buruh menjadi berbeda-beda sesuai klasifikasi industri atau sektor yang digeluti. Namun menurut Riden, jika diterapkan maka penghasilan buruh untuk wilayah Kota Tangerang berkisar Rp 1,605 juta - Rp 1,758 juta/bulan, sedangkan buruh Kabupaten Tangerang lebih rendah Rp 2.000.

"Itu kalau perhitungan kenaikkannya minimal lima persen dari UMK 2012 yakni Rp 1,381 juta untuk Kota Tangerang, dan Rp 1,379 juta untuk Kabupaten Tangerang," ucap Riden yang didampingi para pengurus Aliansi SP/SB se-Tangerang Raya.

Menurut Pramuji Adi Purnama, pengurus Aliansi SP/SB Tangerang Raya, dengan adanya kebijakan itu maka mau tak mau perusahaan harus menerapkannya. "Karena sudah ada klasifikasi industrinya, maka per Februari 2012 harus sudah diterapkan oleh pengusaha. Sebab aturannya sudah ada," ucapnya.

Jika UMS itu tidak diterapkan, kata Pramuji, kemungkinan besar buruh akan beraksi kembali, berupa demo dan mogok kerja. "Tentu akan ada gerakan lagi dari buruh. Sebab ini sudah ada aturannya," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Apindo Kota Tangerang, Gatot Purwanto, menyatakan dirinya belum tahu terkait terbitnya kebijakan Gubernur Banten soal UMS itu. "Saya baru tahu itu. Saya belum terima suratnya," ujarnya.(DRA)
TANGSEL
Dua Pekerja Proyek Brooklyn Apartment X Soho Curi Kabel

Dua Pekerja Proyek Brooklyn Apartment X Soho Curi Kabel

Jumat, 27 Mei 2016 | 19:04

"Tersangka Sutoyo diititipkan kunci oleh HRD nya Erwin. Kemudian dia memberikan kunci itu kepada Ryan untuk membuka pintu gudang proyek. Saat keadaan sepi Ryan masuk gudang dan mengambil dua roll kabel ukuran 3x2,5 mm," katanya.

TEKNO
Smartphone Lengkung Bengkok Pertama di Dunia

Smartphone Lengkung Bengkok Pertama di Dunia

Sabtu, 28 Mei 2016 | 11:25

TANGERANG- Jangan kira vendor-vendor smartphone asal China hanya bisa meniru produk-produk buatan Apple atau Samsung. Hal ini dibuktikan oleh Moxi.

OPINI
Uang Sangat Pengaruhi Kualitas Cinta

Uang Sangat Pengaruhi Kualitas Cinta

Jumat, 27 Mei 2016 | 21:00

“Kami ingin memahami dengan baik bagaimana ketertarikan psikologi terhadap uang dalam pengaruhnya pada hubungan asmara. Sebab, tak semua orang mau mengakui adanya subyek ini. Tujuannya agar semua orang memiliki perspektif mengenai hubungan yang mereka ja

TOKOH
Istri Bupati Tangerang Sering disebut Katy Perry

Istri Bupati Tangerang Sering disebut Katy Perry

Selasa, 5 April 2016 | 20:30

TANGERANG-Tri Hesti Yulianti, istri Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar, memiliki wajah yang cantik dan terlihat awet muda. Bahkan wanita berusia 42 tahun ini kerap dipanggi Ketty Perry oleh teman-teman anaknya.

"Seseorang yang tak pernah membuat satu kesalahan, maka tak pernah mencoba sesuatu yang baru. "

Albert Einstein