Connect With Us

Menteri PU Minta Usut Kasus Situ Cipondoh

| Minggu, 19 Februari 2012 | 16:48

Tampak warga sedang bermain di Situ Cipondoh. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Menteri Pekerjaan Umum (PU) Joko Kirmanto meminta agar Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab atas Situ Cipondoh untuk mengusut pengalihan status kepemilikan situ tersebut.

"Saya tidak tahu Situ Cipondoh itu tanggung jawab Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah setempat. Tapi siapapun yang punya tanggung jawab atas situ itu harus menelusuri kebenarannya. Kalau status kepemilikannya tidak sah, bisa ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku," katanya saat acara penandatanganan kerja sama investasi PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang dengan perusahaan asal Bahrain, PT Moya Indonesia, Sabtu (18/2).

Menurut Joko, kasus peralihan status Situ Cipondoh ini merupakan fakta lapangan yang telah terjadi. Untuk sekarang, Pemda harus menjaganya agar luas Situ Cipondoh tidak berkurang. "Saat ini luas situ cipondoh bertambah kecil, sekitar 70 hektar, akibat banyaknya bangunan di pinggir situ. Yang ada ini harus dijaga, tidak boleh menyusut lagi," ungkapnya.

Dirinya juga  mengatakan bahwa pihak, Kementerian PU sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, ada tiga peraturan yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah, salah satunya adalah konservasi air.


"Oleh karena itu, upaya penyelamatan Situ Cipondoh juga menjadi prioritas kami dan saya mendukung langkah yang akan diambil oleh pemerintah daerah dalam memperjuangkan situ, tapi itu semua harus berdasarkan peraturan yang berlaku,"tandasnya.(RAZ) 


BANDARA
Sabu, Ganja dan Hashish Gagal Diselundupkan Lewat Bandara Soetta, 3 Kurir Ditangkap

Sabu, Ganja dan Hashish Gagal Diselundupkan Lewat Bandara Soetta, 3 Kurir Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:55

TANGERANGNEWS.com-Bea Cukai Soekarno-Hatta, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar tiga upaya penyelundupan narkotika lintas jaringan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
PMI Kota Tangerang Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Karang Tengah

PMI Kota Tangerang Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran di Karang Tengah

Rabu, 24 Juni 2026 | 22:18

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga penyintas kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Karyawan 3, Gang Kenanga 2, Kecamatan Karang Tengah, Selasa 16 Juni 2026 lalu.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill