Connect With Us

Perda Anak Jalanan Diajukan Wali Kota Tangerang

| Senin, 28 Mei 2012 | 18:19

| Dibaca : 504

Pemkot Tangerang ajukan tiga raperda. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) diajukan Wali Kota Wahidin Halim dalam Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penyampaian Penjelasan Wali Kota Tentang Tiga Raperda, Senin (28/5).
 
 
Ketiga buah Raperda itu diantaranya Raperda tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen, Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, serta Raperda tentang Bangunan Gedung.
 
Wahidin mengatakan, keberadaan anak jalanan, gelandangan pengemis dan pengamen dapat mengganggu ketentraman di jalan umum sehingga mereka menjadi sasaran eksploitasi dan tindak kekerasan.
 
 Bahkan disinyalir bahwa keberadaan pengemis di jalanan dikordinir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Untuk itu, Raperda ini bertujuan untuk melakukan pembinaan, pemberdayaan dan bimbingan anak jalanan, gelandangan dan pengemis,” katanya.
 
Wahidin juga meminta kepada DPRD agar dibahas juga mengenai trafficking untuk ditambahkan di dalam Raperda ini. "Pasalnya pengemis-pengemis itu menggunakan sindikat atau terorganisasi," katanya.
 
Selama ini Pemkot telah mengupayakan pembinaan anak jalanan dan lain-lain melalui organisasi binaan yaitu Komunitas Anak Langit dan juga penyediaan rumah singgah. "Namun memang pertambahan penduduk terus meningkat di Kota Tangerang bahkan pertambahannya yang terbesar dibanding daerah lain di sekitarnya," ujar Wahidin.
 
Sementara Raperda tentang kebakaran lebih ditekankan kepada peningkatan peran dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran terkait perkembangan pembangunan gedung-gedung di Kota Tangerang yang semakin pesat.
 
“Ancaman bahaya kebakaran dapat terjadi kapan saja seiring dengan pesatnya kemajuan infrastruktur, bangunan perkantoran dan rumah-rumah penduduk. Maka penyusunan Raperda ini sangat strategis dan penting sebagai dasar acuan hukum dalam rangka antisipasi, pencegahan dan penanggulangan termasuk upaya penyelamatan korban dan peran serta masyarakat dalam penanganan masalah kebakaran,” ucap Wahidin.
 
Kemudian Raperda tentang Bangunan Gedung diarahkan kepada kesesuaian fungsi dan klasifikasi gedung terkait keamanan konstruksinya sesuai standar. Hal ini juga terkait dengan keberadaan Bandara Soekarno Hatta, terutama kawasan keselematan operasional penerbangan (KKOP).  
 
“Ketentuan ini juga bisa bermanfaat sebagai memudahkan investor untuk menanamkan modal dalam hal pembangunan di berbagai wilayah Kota Tangerang,” pungkasnya.(RAZ)

BANDARA
Atraksi Barongsai di Bandara Soekarno-Hatta

Atraksi Barongsai di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 8 Februari 2016 | 14:12

TANGERANG–Bagi penumpang yang datang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin 8 Februari 2016, jangan terkejut bila mendengar suara riuh tetabuhan Barongsai dan atraksi Wushu.

SPORT
Kompetisi ISL Berhenti, Tarkam Jadi Solusi

Kompetisi ISL Berhenti, Tarkam Jadi Solusi

Selasa, 9 Februari 2016 | 08:34

TANGERANG – Berhentinya kompetisi Indonesia Super League (ISL) membuat sejumlah pemain profesional tak segan bermain di kompetisi tarikan kampung (tarkam). Salah satunya adalah turnamen Paguyuban Bujay Bersatu (PBB) Cup 2016 yang digelar di Lapangan Kampu

WISATA
Bebek Kaleyo, Resto Harga Warung Tenda Buka di Gading Serpong

Bebek Kaleyo, Resto Harga Warung Tenda Buka di Gading Serpong

Minggu, 31 Januari 2016 | 17:52

TANGERANG-Restoran spesialis bebek, Bebek Kaleyo, membuka cabang ke 17-nya di Jalan Boulevard Raya, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Soft opening restoran ini berlangsung pada Jumat (29/1) kemarin.

NASIONAL
Jero Wacik Dibui 4 Tahun Plus Denda Rp5 Miliar

Jero Wacik Dibui 4 Tahun Plus Denda Rp5 Miliar

Selasa, 9 Februari 2016 | 10:59

TANGERANG – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik divonis 4 tahun penjara, denda Rp 150 juta, dan subsidair 3 bulan kurungan penjara. Selain itu, Jero juga dijatuhi hukuman tambahan denda sebesar Rp 5.073.031.420.

"Kejahatan akan menang jika orang benar sudah tidak melakukan apa-apa "

Jenderal Soedirman