Connect With Us

Cairkan Kemacetan, Jalan Sangego Selatan Dibangun

| Senin, 11 Juni 2012 | 17:17

| Dibaca : 543

TANGERANG- Pemkot Tangerang akan melakukan pembangunan dan pelebaran Jalan Sangego Selatan di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci. Pembangunan ini sebagai upaya merentas kemacetan di jalan tersebut.
 
Kasie Ekbang Kecamatan Karawaci Sujana mengatakan, Jalan Sangego Selatan akan dibangun dan ditembuskan ke Jalan KS Tubun. Sehingga kemacetan di Jalan Sangego dari arah Bayur ke Kota Tangerang dan juga di Jembatan Pintu Air Sepuluh, bisa teratasi.
 
“Nantinya lalu lintas dari arah Bayur akan dibuat satu arah. Sementara lalulintas menuju Bayur, baik dari arah Pasar Baru maupun Neglasari akan dialihkan melewati Jalan Sangego Selatan,” katanya, Senin (11/6).
 
Sujana menambahkan, Pemkot menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk pembebasan dan pembangunan jalannya. Hingga saat ini, renana pembangunan jalan tersebut masih dilakukan tahap negosiasi pembebasan lahan. ”Untuk itu saya himbau warga yang terkena pembebasan dapat memahami niat baik Pemkot Tangerang demi penataan wilayah menjadi lebih baik,” ujarnya.(RAZ)
 

BANDARA
8 Penumpang Korban Express Air Masih dirawat RS THT

8 Penumpang Korban Express Air Masih dirawat RS THT

Senin, 23 Januari 2017 | 15:10

TANGERANGNews.com- Delapan orang menjadi korban atas peristiwa rusaknya bagian pesawat ExpressAir XN 812 rute Jakarta-Sorong pada Minggu (22/1/2017).

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

KOTA TANGERANG
Tetap Membangun PLTSa, Walhi Nilai Wali Kota Tangerang Gegabah

Tetap Membangun PLTSa, Walhi Nilai Wali Kota Tangerang Gegabah

Selasa, 24 Januari 2017 | 12:00

TANGERANGNews.com-Langkah Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang akan tetap melanjutkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dinilai aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) sebagai tindakan yang gegabah karena market sound

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim