Connect With Us

Lima LSM Tangerang Demo, Kinerja Kejari Tangerang Dipertanyakan

| Selasa, 7 Agustus 2012 | 14:44

| Dibaca : 479

Aksi demontrasi di depan Kejaksaan Negeri Tangerang. (tangerangnews / dira)


Reporter : Dira Derby
 
TANGERANG-Lima Lembaga Swadaya Masyarakat se-Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, Selasa (7/8/2012) siang. Demonstrasi dilakukan sekitar oleh 20 orang dengan membawa pesan mempertanyakan kinerja Kejari Tangerang.  Lima LSM itu adalah,  Komite Independen Penyelamat Anak Bangsa (Kipang), LP3NKRI, Jarrak, Lembaga Independen Pemantau Pelaku Korupsi (Lippkor) dan Barisan Indepent Anti Korupsi (Biak).
 
Mereka mempertanyakan sejumlah perkara korupsi, seperti dugaan korupsi Setwan Kota Tangerang yang sudah disidok dan sudah dimintakan audit BPKP terlalu lama mandek. Hal ini menjadi ada kesal dilindungi untuk tidak naik sebagai perkara korupsi.
 
Kedua, bahwa dugaan korupsi pengadaan lahan bandara yang sudah diperiksa atas nama Affandi Permana sudah terlalu lama tidak naik ke permukaan.
Ketiga, bahwa perkara dugaan kasus korupsi dana BOS di sekolah, dugaan korupsi di Dinkes Kota Tangerang, dugaan korupsi di Disnaker terlihat masih samar-samar padahal sudah cukup lama mandeg di Kejaksaan Negeri Tangerang.
“Ada apa sebenarnya dengan Kajari baru dan gedung baru yang belum satu pun perkara korupsi disidangkan, khususnya menyangkut pejabat Kota Tangerang,” ujar Haris dari LSM  Komite Independen Penyelamat Anak Bangsa (Kipang).
 
Sedangkan keempat, mempertanyakan perkara pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang sudah disidangkan hanya melibatkan pelaksana yang tidak signifikan, sementara oknum Dinas Pendidikan Pemprov Banten yang telah menerima aliran dana dari forum PKBM sebesar Rp 280 juta tidak diperiksa sebagai tersangka. “Padahal di BAP sudah jelas, para terdakwa dan saksi sangat jelas keterlibatannya,” ujar Haris.
 
Kelima LSM tersebut menyatakan, jika tidak terlihat progresnya dalam waktu dekat ini soal tuntutan mereka. Maka, pihaknya akan mengadakan aksi damai sebabagi bentuk kepedulian terhadap pemantau kinerja aparatur yang diduga korupsi.
 
 
 
 
 

MANCANEGARA
KUA Rusia akhirnya akui pasangan ini jadi Suami Istri

KUA Rusia akhirnya akui pasangan ini jadi Suami Istri

Minggu, 28 Juni 2015 | 13:26

Sudah pasti jika kita melihat foto pasangan ‘wanita-wanita’ diatas ini tak akan menduga jika mereka merupakan pasangan yang akan menikah. Kalau pun iya, kita akan men-judgenya sebagai pernikahan sesama jenis yang sedang terjadi dizaman modern belakangan i

BISNIS
Matahari luncurkan  supermarket berkelas orang asing di Tangerang

Matahari luncurkan supermarket berkelas orang asing di Tangerang

Jumat, 26 Juni 2015 | 19:31

TANGERANG-PT Matahari Putra Prima Tbk meluncurkan supermarket berkelas atau lebih tepatnya mengarah kepada orang asing. Supermarket dengan segmen khusus bernama 'Foodmart Primo' yang dibuka mulai hari itu bertempat di Maxxbox Lippo Village, Karawaci, Ta

NASIONAL
Partai Berkonflik Bisa ikut Pilkada, asalkan..

Partai Berkonflik Bisa ikut Pilkada, asalkan..

Sabtu, 25 Juli 2015 | 18:19

TANGERANG-Konflik internal Partai Golkar dan PPP jelang pilkada akhirnya menemukan solusi. Seluruh partai politik peserta pemilu 2014 dipastikan bisa mengikuti pilkada serentak tahun ini.

AYO! TANGERANG CERDAS
Begini kata Sekda Kota Tangerang Cegah Ospek Lebay

Begini kata Sekda Kota Tangerang Cegah Ospek Lebay

Senin, 27 Juli 2015 | 19:02

TANGERANG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang menerjunkan tim untuk memantau kegiatan masa bimbingan siswa baru atau ospek tingkat SMP dan SMA. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya praktek bullying atau perpeloncoan.

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali