Connect With Us

Pemkot Tangerang sediakan dana hibah tuk Lembaga Keagamaan

| Kamis, 30 Agustus 2012 | 17:21

| Dibaca : 696

Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Pemkot Tangerang Ghozali Barmawi. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah  


TANGERANG-Selain masjid dan musholla, Pemerintah Kota Tangerang juga menyediakan dana hibah untuk bantuan bagi lembaga keagamaan lainnya seperti gereja, vihara, pura dan lainya  yang besarannya hingga mencapai Rp 15 juta.
 
Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Pemkot Tangerang Ghozali Barmawi mengatakan, total anggaran untuk dana hibah yang disediakan Pemerintah sebesar Rp 21 miliar APBD. Mekanisme pemberian dana hibah itu dilakukan melalui pengajuan proposal sesuai dengan Permendagri No 39 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial.
 
“Dana hibah ini tak hanya diberikan untuk masjid dan musholla saja. Lembaga keagamaan lain juga boleh. Tapi memang hingga saat ini belum ada dari lembaga keagamaan lain yang mengajukan proposal,” katanya, Kamis (30/8).
 
Menurutnya, sebelumnya Pemkot sering memberikan bantuan seperti saat Perayaan Natal atau hari-hari besar keagamaan lainnya. "Tapi saat itu belum ada peraturan yang mengatur harus menggunakan proposal, jadi waktu itu namanya bantuan sosial," tambah Ghozali.
 
Lebih lanjut Ghozali menjelaskan bahwa proposal yang diajukan pun harus atas nama lembaga bukan atas nama perorangan. Isi dari proposal pun harus mencantumkan tujuan dan rincian rencana penggunaan dana tersebut. Hal itu penting dilakukan agar terjadi kesesuaian pada saat pelaporan penggunaan dana tersebut mengingat dana itu berasal dari APBD jadi harus dipertanggungjawabkan.
 
Pada saat proposal diajukan tentunya pihak Pemkot akan melakukan kajian di antaranya survei ke lapangan sehingga bantuan itu bisa tepat sasaran. "Untuk itu dipersilahkan bagi lembaga keagamaan untuk segera mengajukan proposalnya kepada kami," pungkas Ghozali.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

AYO! TANGERANG CERDAS
5 Persiapan Berkunjung ke BIG Bad Wolf Book Sale di ICE BSD Tangerang

5 Persiapan Berkunjung ke BIG Bad Wolf Book Sale di ICE BSD Tangerang

Senin, 24 April 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pameran buku terbesar se Asia Tenggara, The Big Bad Wolf Book Sale resmi dibuka pada hari Kamis 21 April lalu. Pameran akan berlangsung hingga 2 Mei 2017 mendatang.

TANGSEL
Airin Tolak Legalisasi Miras di Tangsel

Airin Tolak Legalisasi Miras di Tangsel

Selasa, 23 Mei 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com- Menjelang datanya Bulan Suci Ramadhan, Pemkot Tangsel dan Polres Tangsel kian gencar melaksanakan razia terhadap tempat-tempat hiburan malam.

WISATA
<i>Coffee Rider</i> Tempat Ngopi Favorit <i>Bikers</i> di Tangerang

Coffee Rider Tempat Ngopi Favorit Bikers di Tangerang

Minggu, 21 Mei 2017 | 13:00

“Awalnya masih berupa kedai dan tempatnya masih outdoor di depan toko baju Monochrome. Tenyata banyak yang suka, anak-anak motor kostum sering mampir untuk ngopi. Karena peminatnya banyak tapi tempatnya kecil, kita pindah ke tempat yang lebih besar di la

"Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang sedang Anda kerjakan."

Steve Jobs