Connect With Us

APBD Perubahan Kota Tangerang Meningkat Rp338,94 miliar

| Jumat, 7 September 2012 | 17:45

| Dibaca : 539

Rapat Paripurna Perubahan Anggaran TA 2012 ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-APBD Perubahan Kota Tangerang TA 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp 338,94 milyar dari APBD murni sebesar Rp 2,07 triliun menjadi Rp 2,42 triliun. Peningkatan anggaran tersebut ditujukan bagi peningkatan pelayanan masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan yang dilakukan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang.
 
Hal itu dikatakan Wali Kota Wahidin Halim pada Rapat Paripurna Perubahan Anggaran TA 2012, Kamis (06/09). Oleh karena itu, Wahidin berharap DPRD bisa segera mengesahkan APBD Perubahan ini sehingga akan turut mempermudah serta mempercepat setiap program dan kegiatan yang akan dijalankan.
 
Pernyataan Wali Kota tersebut mendapat tanggapan fraksi-fraksi DPRD Kota Tangerang, Jumat (7/9). Secara umum, tujuh fraksi DPRD Kota Tangerang mengapreasiasi kenaikan anggaran perubahan tahun anggaran 2012.
 
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyoroti perlunya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), alasan terjadinya pengurangan anggaran pendidikan sebesar Rp 7,67 miliar. Melalui juru bicaranya, Tengku Iwan Jayasyah Putra , Fraksi PKS mempertanyakan pembangunan RSUD Kota Tangerang apakah akan berpengaruh terhadap alokasi dana kesehatan melalui program multiguna, serta progress pembangunan 1000 posyandu hingga 2012 ini?
 
“Selain itu, anggaran Dinas Perhubungan yang mengalami kenaikan namun retribusinya jauh dari target retribusi, perlunya penambahan anggaran untuk Dinas Pertanian guna biaya bimbingan pelatihan dan modal bagi petani maupun peternak di Kota Tangerang,”
 
Sementara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kenaikan anggaran perubahan 2012. Ella Silvia, juru bicara PAN mempertanyakan belum tercapainya target PAD dari sektor retribusi daerah yang bersumber dari parkir bahu jalan dan retribusi terminal.
 
“Untuk bidang pendidikan, kami menanyakan target menggratiskan siswa miskin dan yatim piatu yang hanya sebanyak 3250 siswa, sementara pada 2012 ini tercatat 7824 siswa miskin dan yatim piatu,” ujarnya.
 
Selanjutnya, untuk urusan pekerjaan umum, Fraksi PAN berharap dengan adanya penambahan anggaran pada RAPBD P 2012, dapat mengurangi titik-titik banjir di Kota Tangerang. “Hingga tahun 2012 semester pertama, sudah berapa titik banjir yang telah tertangani oleh Pemkot Tangerang,” tutur Ella, seraya menambahkan agar Badan Pengendalian Lingkungan Hidup lebih serius dalam menangani pabrik-pabrik yang melakukan pencemaran lingkungan hidup.
 
Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyampaikan apresiasi terkait penambahan penghasilan dan tunjangan profesi guru. Kenaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru dan pendidikan di Kota Tangerang. Demikian juga dengan peningkatan anggaran bidang kesehatan pada 2012 diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama masyarakat tidak mampu.

TEKNO
Smartphone Lengkung Bengkok Pertama di Dunia

Smartphone Lengkung Bengkok Pertama di Dunia

Sabtu, 28 Mei 2016 | 11:25

TANGERANG- Jangan kira vendor-vendor smartphone asal China hanya bisa meniru produk-produk buatan Apple atau Samsung. Hal ini dibuktikan oleh Moxi.

WISATA
5 Pantai yang jadi Zona 'Danger' bagi Manusia

5 Pantai yang jadi Zona 'Danger' bagi Manusia

Rabu, 25 Mei 2016 | 21:00

WISATA- Pantai mungkin masih menjadi destinasi wisata paling populer di dunia. Di sisi lain, tidak semua pantai aman untuk dikunjungi, bahkan untuk mendekat saja sangat tidak disarankan.

NASIONAL
Pria Ini Nikahi 2 Wanita dalam 1 Pelaminan Sekaligus

Pria Ini Nikahi 2 Wanita dalam 1 Pelaminan Sekaligus

Senin, 23 Mei 2016 | 15:00

Kedua wanita ini berasal dari keluarga yang berbeda. Nurul merupakan putri dari pasangan Salman dan Jannah, sedangkan Nur merupakan putri dari pasangan Abdul Qodir dan Nurmah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pengusaha Warnet Kota Tangerang Protes Pembatasan Jam Operasional

Pengusaha Warnet Kota Tangerang Protes Pembatasan Jam Operasional

Minggu, 29 Mei 2016 | 17:30

“Coba Pak Wali jangan bisanya cuma bikin aturan pembatasan atau larangan saja. Tapi beri edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakatnya,” tukasnya.

"Seseorang yang tak pernah membuat satu kesalahan, maka tak pernah mencoba sesuatu yang baru. "

Albert Einstein