Connect With Us

APBD Perubahan Kota Tangerang Meningkat Rp338,94 miliar

| Jumat, 7 September 2012 | 17:45

| Dibaca : 507

Rapat Paripurna Perubahan Anggaran TA 2012 ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-APBD Perubahan Kota Tangerang TA 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp 338,94 milyar dari APBD murni sebesar Rp 2,07 triliun menjadi Rp 2,42 triliun. Peningkatan anggaran tersebut ditujukan bagi peningkatan pelayanan masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan yang dilakukan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang.
 
Hal itu dikatakan Wali Kota Wahidin Halim pada Rapat Paripurna Perubahan Anggaran TA 2012, Kamis (06/09). Oleh karena itu, Wahidin berharap DPRD bisa segera mengesahkan APBD Perubahan ini sehingga akan turut mempermudah serta mempercepat setiap program dan kegiatan yang akan dijalankan.
 
Pernyataan Wali Kota tersebut mendapat tanggapan fraksi-fraksi DPRD Kota Tangerang, Jumat (7/9). Secara umum, tujuh fraksi DPRD Kota Tangerang mengapreasiasi kenaikan anggaran perubahan tahun anggaran 2012.
 
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyoroti perlunya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), alasan terjadinya pengurangan anggaran pendidikan sebesar Rp 7,67 miliar. Melalui juru bicaranya, Tengku Iwan Jayasyah Putra , Fraksi PKS mempertanyakan pembangunan RSUD Kota Tangerang apakah akan berpengaruh terhadap alokasi dana kesehatan melalui program multiguna, serta progress pembangunan 1000 posyandu hingga 2012 ini?
 
“Selain itu, anggaran Dinas Perhubungan yang mengalami kenaikan namun retribusinya jauh dari target retribusi, perlunya penambahan anggaran untuk Dinas Pertanian guna biaya bimbingan pelatihan dan modal bagi petani maupun peternak di Kota Tangerang,”
 
Sementara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kenaikan anggaran perubahan 2012. Ella Silvia, juru bicara PAN mempertanyakan belum tercapainya target PAD dari sektor retribusi daerah yang bersumber dari parkir bahu jalan dan retribusi terminal.
 
“Untuk bidang pendidikan, kami menanyakan target menggratiskan siswa miskin dan yatim piatu yang hanya sebanyak 3250 siswa, sementara pada 2012 ini tercatat 7824 siswa miskin dan yatim piatu,” ujarnya.
 
Selanjutnya, untuk urusan pekerjaan umum, Fraksi PAN berharap dengan adanya penambahan anggaran pada RAPBD P 2012, dapat mengurangi titik-titik banjir di Kota Tangerang. “Hingga tahun 2012 semester pertama, sudah berapa titik banjir yang telah tertangani oleh Pemkot Tangerang,” tutur Ella, seraya menambahkan agar Badan Pengendalian Lingkungan Hidup lebih serius dalam menangani pabrik-pabrik yang melakukan pencemaran lingkungan hidup.
 
Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyampaikan apresiasi terkait penambahan penghasilan dan tunjangan profesi guru. Kenaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru dan pendidikan di Kota Tangerang. Demikian juga dengan peningkatan anggaran bidang kesehatan pada 2012 diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama masyarakat tidak mampu.

TEKNO
Acer Luncurkan Ponsel 5 Inch Quad Core dengan Harga Rp1 Juta

Acer Luncurkan Ponsel 5 Inch Quad Core dengan Harga Rp1 Juta

Jumat, 22 Mei 2015 | 13:45

Kemarin, Acer Indonesia telah meluncurkan tiga ponsel baru, di mana salah satunya Acer Liquid Z520 yang merupakan ponsel dengan spesifikasi paling tinggi di antara ketiga produk yang diluncurkan.

KAB. TANGERANG
Dianggap Penuh Rekayasa, Sejumlah Pengusaha Laporkan Dinas Tangsel ke Kejari

Dianggap Penuh Rekayasa, Sejumlah Pengusaha Laporkan Dinas Tangsel ke Kejari

Rabu, 3 Juni 2015 | 17:26

"Aneh masa yang S1 dengan jurusan yang sama malah tidak bisa, harus D3. Ini kita sudah diatasnya malah tak diterima," tutur Sabda Lubis.

WISATA
Festival Cisadane Tangerang Pukau Jutaan Mata

Festival Cisadane Tangerang Pukau Jutaan Mata

Senin, 25 Mei 2015 | 09:07

“Saya senang semuanya terlihat antusias dan penuh suka cita dalam menyambut festival ini”, ujar Walikota.

NASIONAL
PNS Otomatis Naik Pangkat Tiap 4 Tahun

PNS Otomatis Naik Pangkat Tiap 4 Tahun

Jumat, 22 Mei 2015 | 13:30

Ini kabar baik bagi para pegawai negeri sipil (PNS). Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) nonaktif Eko Sutrisno mengatakan, BKN mulai tahun ini memang mengubah mekanisme pelayanan proses kenaikan pangkat PNS.

"Mereka yang tidak mengambil pelajaran dari sejarah, maka mereka ditakdirkan untuk mengulanginya"

George Santayana