Connect With Us

DPRD Temukan Dugaan Korupsi di Pasar Babakan

| Minggu, 22 Februari 2009 | 16:28

TANGERANGNEWS-DRPD Kota Tangerang temukan dugaan korupsi di Pasar Babakan. Wawan Tavip Budiawan anggota Komisi C DPRD Kota Tangerang mengatakan, tim relokasi pasar yang selama ini dibentuk hanya untuk bertugas memindahkan pedagang Pasar Cikokol ke Pasar Babakan malah mengelola sendiri Pasar Babakan.”Penyalah gunaan kewenangan yang dilakukan tim relokasi menyebabkan adanya pungutan liar, dan menyebabkan tidak bertambahnya penghasilan daerah. Ini sama saja dengan korupsi,” ucap Wawan, Minggu (22/02).

 

Selama ini tim yang dibentuk untuk memindahkan pedagang Pasar Cikokol di Jalan Jenderal Sudirman ke Pasar Babakan itu  ternyata tidak mengalihkan tugas pengelolaan dari pengelola lama ke PD Pasar Kota Tangerang.  Tim Relokasi dan Kajian Pengelolaan Pasar Babakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. malah  mengelola sendiri pasar tersebut. Bukan hanya mengelola, tim juga menatrik retribusi pasar yang ternyata selama setahun terakhir tidak masuk ke kas daerah. “Seharusnya tim segera mengalihkan pengelolaan pasar tersebut dari pengelola lama PT Panca Karya Griyatama (PKG) kepada PD Pasar Kota Tangerang. Bukannya mengelola sendiri,” ucapnya.

 

Penemuan dugaan korupsi itu diketahui DPRD setelah adanya surat menyurat administrasi pasar ternyata menggunakan kepala surat atas nama Tim Relokasi dan dan Kajian Pengelolaan Pasar Babakan. Selain itu DPRD juga menemukan tiket retribusi atas nama tim relokasi untuk menarik iuran sebesar Rp9.000 per lapak.

 

"Kami memperkirakan uang dari retribusi ini per bulannya mencapai Rp200 juta atau Rp2,4 miliar selama setahun,” ucapnya.

 

Sekda Kota Tangerang Harry Mulya Zein ketika dihubungi mengatakan, dirinya tidak bisa memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan itu. Sekda menyarankan, agar tangerangnews.com bertanya kepada Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang diberi tugas Wali Kota Wahidin Halim untuk membidanginya . “Saya rasa ke pak wakil saja,” ucapnya. Sementara itu Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ketika dihubungi tidak aktif ponselnya. (den)

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill