Connect With Us

Dikeluhkan RS, DPRD Minta MoU Program Multiguna Direvisi

| Minggu, 21 Oktober 2012 | 15:30

| Dibaca : 352

Mahasiswa melakukan aksi demo terkait Kartu Multiguna. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
 
TANGERANG-DPRD Kota Tangerang mendorong Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan melakukan revisi terhadap MoU dengan Rumah Sakit (RS) swasta terkait tarif pelayanan kesehatan minim dalam program multiguna. Pasalnya, tarif pelayanan kesehatan tersebut membuat RS merugi.
 
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Suwandi mengatakan, besaran tarif yang ditetapkan dalam MoU tersebut menggunakan tarif berdasarkan peraturan dari Kemenkes RI yang sangat minim. “Setidaknya hanya 35% yang dibayarkan dari tarif normal,” katanya, Selasa (16/10).
 
Dijelaskan Suwandi, sejumlah RS yang datang saat hearing bersama DPRD, beberapa waktu lalu, mengeluhkan tarif tersebut. Beberapa dari manajemen RS meminta DPRD mencarikan jalan keluar agar RS tidak terus menerus merugi akibat tarif minim tersebut.
 
“Akibatnya minimnya tarif pelayanan, ada sejumlah RS yang bersiasat menyediakan ruang perawatan kelas 3 terbatas hanya beberapa tempat tidur saja untuk pelayanan multiguna. Agar tidak merugi terlalu banyak,” tambahnya.
 
Anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini menilai, permasalahan inilah yang mengakibatkan berbagai penolakan dari sejumlah RS untuk pasien multiguna. Namun untuk penyesuaian tarif pun memerlukan anggaran yang tidak sedikit. “Karenanya perlu dipikirkan kembali pemecahannya, agar warga dapat menikmati pelayanan kesehatan gratis tanpa hambatan,” pungkasnya.

MANCANEGARA
5 Hotel Paling Seram Sedunia, Bagaimana Wujudnya?

5 Hotel Paling Seram Sedunia, Bagaimana Wujudnya?

Kamis, 14 Juli 2016 | 20:10

Dilansir dari Wonderslist, berikut 5 hotel paling seram tersebut.

BANDARA
Puluhan Korban Vaksin Palsu di Ciledug Divaksin Ulang

Puluhan Korban Vaksin Palsu di Ciledug Divaksin Ulang

Selasa, 26 Juli 2016 | 16:00

TANGERANGNews.com-Puluhan anak korban vaksin palsu Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Bunda Ciledug, Kota Tangerang diberi vaksin ulang di Puskesmas Ciledug, Selasa (26/7/2016).

AYO! TANGERANG CERDAS
Pengusaha Warnet Kota Tangerang Protes Pembatasan Jam Operasional

Pengusaha Warnet Kota Tangerang Protes Pembatasan Jam Operasional

Minggu, 29 Mei 2016 | 17:30

“Coba Pak Wali jangan bisanya cuma bikin aturan pembatasan atau larangan saja. Tapi beri edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakatnya,” tukasnya.

TEKNO
 Apa Salah Pokemon Go Hingga Akan Diblokir?

Apa Salah Pokemon Go Hingga Akan Diblokir?

Senin, 18 Juli 2016 | 13:00

Jika pertanyaan itu disampaikan kepada pengamat keamanan cyber, Pratama Persadha, jawabannya adalah tidak. Karena menurutnya, tidak ada hal yang membuat Pokemon Go harus diblokir. Baik di UU ITE maupun Peraturan Menteri. Jadi tidak ada regulasi yang dilan

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance