Connect With Us

Dikeluhkan RS, DPRD Minta MoU Program Multiguna Direvisi

| Minggu, 21 Oktober 2012 | 15:30

| Dibaca : 277

Mahasiswa melakukan aksi demo terkait Kartu Multiguna. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
 
TANGERANG-DPRD Kota Tangerang mendorong Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan melakukan revisi terhadap MoU dengan Rumah Sakit (RS) swasta terkait tarif pelayanan kesehatan minim dalam program multiguna. Pasalnya, tarif pelayanan kesehatan tersebut membuat RS merugi.
 
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Suwandi mengatakan, besaran tarif yang ditetapkan dalam MoU tersebut menggunakan tarif berdasarkan peraturan dari Kemenkes RI yang sangat minim. “Setidaknya hanya 35% yang dibayarkan dari tarif normal,” katanya, Selasa (16/10).
 
Dijelaskan Suwandi, sejumlah RS yang datang saat hearing bersama DPRD, beberapa waktu lalu, mengeluhkan tarif tersebut. Beberapa dari manajemen RS meminta DPRD mencarikan jalan keluar agar RS tidak terus menerus merugi akibat tarif minim tersebut.
 
“Akibatnya minimnya tarif pelayanan, ada sejumlah RS yang bersiasat menyediakan ruang perawatan kelas 3 terbatas hanya beberapa tempat tidur saja untuk pelayanan multiguna. Agar tidak merugi terlalu banyak,” tambahnya.
 
Anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini menilai, permasalahan inilah yang mengakibatkan berbagai penolakan dari sejumlah RS untuk pasien multiguna. Namun untuk penyesuaian tarif pun memerlukan anggaran yang tidak sedikit. “Karenanya perlu dipikirkan kembali pemecahannya, agar warga dapat menikmati pelayanan kesehatan gratis tanpa hambatan,” pungkasnya.

KAB. TANGERANG
19 Desa di Kabupaten Tangerang Belum Bisa Mencairkan Dana Pilkades

19 Desa di Kabupaten Tangerang Belum Bisa Mencairkan Dana Pilkades

Minggu, 24 Mei 2015 | 13:00

Kabupaten Tangerang – Sebanyak 19 desa dari jumlah total 78 desa yang sedianya akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 14 Juni 2015 mendatang, belum mendapatkan pencairan anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang

TOKOH
Pemuda Tangsel Harumkan Indonesia Lewat Sampah di Kancah ASEAN

Pemuda Tangsel Harumkan Indonesia Lewat Sampah di Kancah ASEAN

Sabtu, 23 Mei 2015 | 13:08

TANGSEL-Salah seorang pemuda asal Tangsel yang merupakan mahasiswa UIN Syarif Hidyatullah Jakarta, menjadi salah satu delegasi asal Indonesia atau lebih rincinya, mewakili aktivis sosial Eco Business Indonesia atau yang akrab di kenal (@ebi_bag). Pemuda

HIBURAN
200 Peserta Ikut Lomba Mewarnai Hilo School  di Tangsel

200 Peserta Ikut Lomba Mewarnai Hilo School di Tangsel

Minggu, 24 Mei 2015 | 19:54

"Ada sekitar 200 peserta yang ikut, nanti juaranya akan dinilai dari segi kreatifitas, warna serta kerapihan," jelasnya.

"Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak."

John Naisbitt