Connect With Us

Dikeluhkan RS, DPRD Minta MoU Program Multiguna Direvisi

| Minggu, 21 Oktober 2012 | 15:30

| Dibaca : 456

Mahasiswa melakukan aksi demo terkait Kartu Multiguna. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
 
TANGERANG-DPRD Kota Tangerang mendorong Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan melakukan revisi terhadap MoU dengan Rumah Sakit (RS) swasta terkait tarif pelayanan kesehatan minim dalam program multiguna. Pasalnya, tarif pelayanan kesehatan tersebut membuat RS merugi.
 
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Suwandi mengatakan, besaran tarif yang ditetapkan dalam MoU tersebut menggunakan tarif berdasarkan peraturan dari Kemenkes RI yang sangat minim. “Setidaknya hanya 35% yang dibayarkan dari tarif normal,” katanya, Selasa (16/10).
 
Dijelaskan Suwandi, sejumlah RS yang datang saat hearing bersama DPRD, beberapa waktu lalu, mengeluhkan tarif tersebut. Beberapa dari manajemen RS meminta DPRD mencarikan jalan keluar agar RS tidak terus menerus merugi akibat tarif minim tersebut.
 
“Akibatnya minimnya tarif pelayanan, ada sejumlah RS yang bersiasat menyediakan ruang perawatan kelas 3 terbatas hanya beberapa tempat tidur saja untuk pelayanan multiguna. Agar tidak merugi terlalu banyak,” tambahnya.
 
Anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini menilai, permasalahan inilah yang mengakibatkan berbagai penolakan dari sejumlah RS untuk pasien multiguna. Namun untuk penyesuaian tarif pun memerlukan anggaran yang tidak sedikit. “Karenanya perlu dipikirkan kembali pemecahannya, agar warga dapat menikmati pelayanan kesehatan gratis tanpa hambatan,” pungkasnya.

BANDARA
Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Senin, 16 Januari 2017 | 11:00

Merdeka.com-Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta berinisial DA, 24, diamankan karena membawa senjata api, Minggu (15/1/2017) malam. DA dibawa oleh petugs Avsec saat hendak menaiki NAM Air di Terminal 2.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

PROPERTI
Pusat Perbelanjaan Q-Big Resmi Dibuka di BSD City

Pusat Perbelanjaan Q-Big Resmi Dibuka di BSD City

Jumat, 16 Desember 2016 | 15:00

TANGERANGNews.com-Pusat perbelanjaan Q-Big BSD City yang dibangun pengembang Sinar Mas Land, di Jalan BSD Raya Utama No.22, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang resmi dibuka, Jumat (16/12/2016).

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim