Connect With Us

Cari Figur Calon, Golkar, PDI P, PKS dan PAN Kota Tangerang Berkoalisi

| Sabtu, 3 November 2012 | 17:12

| Dibaca : 603

Koalisi kerakyatan. (Tangerangnews / dira)


TANGERANG-Empat partai besar di Kota Tangerang  berkoalisi menjelang Pilkada Kota Tangerang pada 2013 nanti. Keempat partai itu adalah Partai Golkar, PKS, dan PDI Perjuangan serta PAN. Kesepakatan koalisi tersebut terjadi Sabtu (3/11) di Situ Cipondoh, Kota Tangerang. Keempat pimpinan partai, masing-masing Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang H Abdul Syukur, Ketua DPD PKS Kota Tangerang Hilmi Fuad, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Hendri Zein  dan Ketua DPD PAN Kota Tangerang Suratno Abubakar.

Keempat ketua partai itu menandatangani koalisi dan mengecap juga sekretaris masing-masing partai. Koalisi ini dilakukan untuk mencari figur calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang pada Pilkada 2013 mendatang.  Jika digabungkan, empat partai ini memiliki 21 kursi diparlemen, berarti cukup karena untuk maju syaratnya minimal 15 persen suara dari jumlah pemilih atau delapan kursi . Sebab, diketahui Partai Golkar 6 kursi diparlemenm, PDI Perjuangan 5, PKS 6 kursi, sementara PAN 4 kursi.

"Koalisi ini didorong akan keinginan luhur dan membangun kehidupan demokrasi yang sehat, bersih dan dinamis dan menciptakan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang yang madani, amanah dan berkarya maka kami atas nama Partai Koalisi Kerakyatan bersepakat mensukseskan Pilkada Kota Tangerang dan bertekad memajukan dan memakmurkan Kota Tangerang yang memiliki perjuangan agar lebih berkarya, sejahtera dan amanah," ujar Ketua DPD PAN Suratno Abubakar.
 
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Hendri Zein mengatakan, empat partai ini  menginginkan figur yang menjadi Wali Kota adalah orang partai.  Sebab, selama ini di Kota Tangeang yang terjadi selalu partai hanya dijadikan kendaraan saja.
“Kota Tangerang sudah baik selama ini, kita harus lebih bagus lagi. Koalisi ini bukan koalisi pragmatis, kita sama-sama saling mengukur diri dan melakukan survei siapa yang berhak akan kita usung,” ujar Hendri Zein.
 
Dalam kesempatan itu, Hendri Zein juga memberikan pantun. “Ikan sepat , ikan baronang, kita berempat pasti menang. Tetapi kita juga tidak menutup kemungkinan akan menjaring birokrat atau pengusaha,” terangnya.
 
Abdul Syukur mengatakan, pada koalisi empat partai ini akan dibentuk sekretariat bersama. Bahkan, acara koalisi yang dilakukan di Situ Cipondoh itu semua anggaran dilakukan secara bergotong royong dari masing-masing partai. “Termasuk nanti soal survei, kita akan bersama-sama melakukan survei dari anggaran kita masing-masing untuk disatukan. Kita ingin menjaring internal dulu, ” terang Syukur.

Syukur juga membantah kalau koalisi ini merupakan koalisi prematur. Dirinya mengatakan, telah menjalani komunikasi dengan partai sudah terjadi sejak lama. “Tidak terlalu dini, justru koalisi seperti ini harus dari jauh-jauh sebelumnya. Membangun kota ini tikda bisa hanya sendiri sendiri,” katanya.
 
Sedangkan Hilmi Fuad yang ditanya ketika PKS sebelumnya telah menentukan pilihan akan mendukung salah satu birokrat di Kota Tangerang mengaku, komunikasi dengan birokrat tidak hanya terjadi di PKS. “Saya rasa semua partai juga sama telah berkomunikasi dengan birokrat.    Pilkada itu merupakan hajat partai, “ ujarnya.
 
 
 
 
 
 
TANGSEL
Parpol yang terang mendukung Airin dapat kritik keras

Parpol yang terang mendukung Airin dapat kritik keras

Senin, 6 Juli 2015 | 15:50

TANGSEL-Salah satu partai politik yang sudah mengusung calon wali kota Tangerang Selatan akhirnya mendapat kritikan keras dari pengamat politik dan mahasiswa, Senin (6/7/2015).

BANTEN
Makanan Berformalin Masih Beredar di Pasar Modern BSD

Makanan Berformalin Masih Beredar di Pasar Modern BSD

Jumat, 26 Juni 2015 | 13:17

TANGERANG SELATAN-Sejumlah makanan berformalin masih beredar di Pasar Modern BSD Serpong, Kota Tangsel. Hal itu diketahui setelah Plt Gubernur Banten, Rano Karno melakukan sidak ke pasar tersebut, Jumat (26/6).

BANDARA
Sistem Pemadaman di Bandara Jadi Sorotan

Sistem Pemadaman di Bandara Jadi Sorotan

Senin, 6 Juli 2015 | 18:42

“Selain itu, kesigapan petugas pasca kebakaran berupa penanganan penumpang yang masih lamban dan dapat memicu situasi anarkis,” ujar Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol CH Pathopoi, Senin (6/7).

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali