Connect With Us

Pasca Telan Korban, Pemkot Tangerang Bersihkan Situ Cipondoh

| Senin, 5 November 2012 | 18:03

| Dibaca : 932

Petir (internet / internet)


TANGERANG- Dua orang warga Kota Tangerang tewas tersambar petir pada Minggu (4/11) siang saat membersihkan eceng gondok di Situ Cipondoh. Keduanya adalah Samin Kampung Gunung, Cipondoh dan Amat bin Cauk warga Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang.

Akibat dari persitiwa itu, Pemkot Tangerang langsung melakukan pembersihan eceng gondok di situ yang sebenarnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten itu.
 
Ya, Atas peristiwa itu, Pemkot Tangerang langsung bereaksi. Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah  langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang serta dinas terkait lainnya untuk melakukan upaya membersihkan eceng gondok. Sebanyak 30 personel petugas Dinas Pekerjaan Umum langsung membersihkan eceng gondok di Situ Cipondoh.

“Saya sudah menginstruksikan agar kondisi Situ  jangan sampai dipenuhi eceng gondok,” terangnya. 
 
 Arief  mengakui, keberadaan situ Cipondoh sangat bermanfaat untuk kawasan penampungan air dan tempat wisata air bagi masyarakat Kota Tangerang. 
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Karsidi mengatakan,  bahwa pihaknya telah berupaya agar tanaman air seperti eceng gondok dapat terus dibersihkan. “Sebenarnya kita selalu membersihkan, hanya saja belakangan eceng gondok begitu cepat menjamur, “ terangnya.
 
Diberitakan sebelumnya, dari belasan warga yang ikut dalam kegiatan bhakti sosial untuk membersihkan eceng gondok itu, enam diantaranya tersambar petir.

Padahal keenamnya telah berteduh ke sebuah pohon besar yang tak jauh dari Situ Cipondoh, untuk menunggu hujan reda. Dari enam orang itu dua tewas. Sementara empat korban lainnya yang selamat dan masih dalam perawatan intensif di RS Usada Insani adalah Solihin, Abud, Yaman dan Amit.

Kapolsek Cipondoh, Suyono  menyatakan, meski tidak tewas keempat korban lainnya masih dalam keadaaan kritis. “Sayangnya Samin dan Amat meninggal dunia,” ujar Kapolsek.

TANGSEL
Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap

Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap

Senin, 21 Agustus 2017 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Penyebab aksi bullying siswi di SMA Nusantara Plus, Ciputat, Tangsel, yang terekam dalam video telah diketahui oleh pihak sekolah. Berdasarkan keterangan murid yang terlibat, aksi itu berawal karena saling tatap antara kakak dengan adik

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

NASIONAL
VIDEO: Jangan Remehkan Campak & Rubbella

VIDEO: Jangan Remehkan Campak & Rubbella

Jumat, 4 Agustus 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com- Presiden Joko Widodo berpesan agar masyarakat tidak menganggap remeh penyakit campak dan rubella karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak-anak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan Kampanye Imunisasi

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie