Connect With Us

Ngaku Terlilit Hutang, Sembilan Mobil Rental Digelapkan Warga Cipulir

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 12 November 2012 | 11:46

Waka Polres Metro Kota Tangerang Hudit Wahyudi menunjukan tersangka dan barang bukti. (tangerangnews / rangga)



TANGERANGNEWS.com
-Romdonih alias Doni, 35, menggelapkan sembilan unit mobil rental, yang diakuinya untuk membayar hutang dengan mencapai Rp100 juta. Warga Cipulir, RT 08/04, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini pun dibekuk aparat Polsek Karawaci setelah adanya laporan dari salah satu korban.

Romdonih mengaku,  baru menjalankan aksinya sejak Agustus 2012. "Saya pinjam uang untuk buka usaha, tapi gagal. Karena terlilit hutang, akhirnya saya menggelapkan mobil rental," ujarnya di Polsek Karawaci, Senin (12/11/2012).

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Hudit Wahyudi mengatakan, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan menyewa mobil ke sebuah rental di kawasan Jakarta. Mobil tersebut disewa perhari dengan biaya Rp300 ribu. Aksi pelaku berjalan mulus karena kenal dengan pemilik rental sehingga tidak perlu meninggalkan identitas.

"Mobil rental tersebut kemudian disewakan kembali ke orang lain dengan harga Rp 350 ribu per hari. Sebagian mobil digadaikan dengan harga bervariasi mulai Rp15-30 juta. Barang bukti sembilan unit mobil yang dia gelapkan berasal dari lima tempat rental," ujarnya.

Hudit menambahkan, pelaku berhasil ditangkap, karena laporan korban Agil Sahril yang membeli mobil rental tersebut tanpa dilengkapi surat surat. Dari laporan itu, kemudian dikembangkan sehingga pelaku berhasil ditangkap di area parkir MC Donals, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (11/11) malam.

"Barang bukti sembilan unit mobil berhasil kita sita yang berada di dalam dan luar Kota Tangerang. Sampai saat ini kita masih melakukan pengembangan, apakah ada keterlibatan pelaku lain," ujarnya. Waka Polres menambahkan, tersangka dijerat pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
 
TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill