Connect With Us

UMK Kota Tangerang 2013 Lebih Tinggi dari DKI Jakarta

| Rabu, 21 November 2012 | 13:39

| Dibaca : 899

Tampak buruh demonstrasi menuntut hidup lebih layak. (tangerangnews/dens / tangerangnews/dira)

 

TANGERANG-Dewan pengupahan kota (Depeko) yang terdiri dari Pemerintah Kota Tangerang buruh dan pengusaha telah menetapkan UMK Kota Tangerang tahun 2013 sebesar Rp 2.203.000, dalam rapat pleno di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Selasa (20/11) malam. UMK itu lebih tinggi dari DKI Jakarta.
 
Walau sudah ketuk palu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tidak menyepakati angka tersebut.
 
"Hasil rapat pleno menetapkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 1.967.049 untuk Kota Tangerang. Sedangkan UMK yang ditetapkan sebesar Rp 2.203.000," ungkap Kepala Disnaker Kota Tangerang Abduh Surahman, Rabu (21/11).
 
Sebelumnya, rapat pleno yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB - 21.30 WIB, sempat berjalan alot. Namun akhirnya, disepakati angka UMK sebesar Rp 2.203.000.
 
Depeko dan perwakilan buruh sudah sepakat, tidak dengan perwakilan Apindo yang mendatangkan empat orang perwakilannya.
 
"Hanya Apindo yang tidak sepakat dengan angka tersebut. Namun, pihak mereka mau menadatangani berita acara hasil rapat pleno," tutur Abduh.
 
Dengan ditandatanganinya hasil rapat pleno tersebut, menurut Abduh sudah sah.
Ketua Apindo Kota Tangerang Gatot Purwanto ketika dimintai tanggapannya terkait UMK Kota Tangerang 2013 yang sudah disahkan, dirinya tidak berkomentar banyak. “No comment,” ucapnya singkat ketika ditemui di ruang DPRD Kota Tangerang.
 
 
Sementara itu, perwakilan serikat buruh mengaku puas dengan putusan hasil rapat."Alhamdulillah kami bersyukur dengan putusan hasil rapat, tinggal pengawasannya saja" ungkap ketua Federasi Serikat Pegawai Metal Indonesia (FSPMI) Kota Tangerang  Riden Hatam Azis.
 
Menanggapi sikap Apindo yang tidak menyetujui hasil rapat, menurut Riden, Apindo harus bisa menerima dan memahami nasib buruh sebenarnya.
 
OPINI
Dana Aspirasi antara kepentingan umat & kelompok

Dana Aspirasi antara kepentingan umat & kelompok

Jumat, 26 Juni 2015 | 13:42

Sebagaimana Montesqueieu salah satu pemikir politik terkemuka di Prancis, dalam karyanya Spirits of the Laws, menyebutkan “Dalam setiap pemerintahan terdapat tiga macam kekuasaan diantaranya yaitu kekuasaan Eksekutif; kekuasaan Legislatif dan Yudikatif.

BANDARA
DPRD Minta Pemkot Tangerang Tarik Retribusi Parkir di Pintu M1

DPRD Minta Pemkot Tangerang Tarik Retribusi Parkir di Pintu M1

Selasa, 1 September 2015 | 17:25

“Sebaiknya Pemkot berkoordinasi dengan pengelola Bandara Soekarno-Hatta terkait adanya retribusi parkir di depan Pintu M-1. Sampai saat ini pajak parkir tersebut belum masuk ke PAD,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Hilmi Fuad, Selasa (1/9)

MANCANEGARA
Demo? Pemerintah Malaysia Siap Tangkap!

Demo? Pemerintah Malaysia Siap Tangkap!

Minggu, 30 Agustus 2015 | 12:58

TANGERANG – Kementerian Luar Negeri Malaysia sedang mengumpulkan informasi untuk memburu warga Malaysia yang berpartisipasi dalam demonstrasi Bersih 4 di luar negeri. Pemerintah menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap mereka karena dianggap telah

"A pessimist sees the difficulty in every opportunity, an optimist sees the opportunity in every difficulty"

-Sir Winston Churchill-