Connect With Us

Kota Tangerang Raih Penghargaan Langit Biru

| Senin, 17 Desember 2012 | 16:19

Wakil Wali Kota Tangerang saat menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Kota Tangerang memperoleh penghargaan langit biru dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup.
 
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya yang diterima oleh Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pada acara Public Exspose Program Langit Biru 2012,  bertempat di Ruang Timor Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta, Senin (17/12).
 
Pemerintah Kota Tangerang dinilai berhasil melakukan pengelolaan kualitas udara yang bersih dan sehat karena pencemaran udara di perkotaan merupakan permasalahan yang serius.
 
Meningkatnya penggunaan bermotor dan polusi udara  akan mengakibatkan pada  pencemaran udara dan perubahan iklim yang akan menimbulkan kerugian kesehatan, produktivitas dan ekonomi bagi Negara.
Kota Tangerang merupakan peringkat pertama  yang mendapatkan penghargaan langit biru setelah Kota Jakarta Selatan dan Kota Medan untuk katagori Kota Metropolitan.
 
Sedangkan untuk katagori kota besar diraih oleh kota Batam, Kota Denpasar dan kota Medan.
 
Dan untuk katagori kota sedang dan kecil diraih oleh kota Serang, kota Manukwari dan Kota Mataram.
 
Penghargaan langit biru yang diberikan kepada Kabupaten/Kota di Indonesia didasarkan pada upaya dan komitmennya pada pemantauan kualitas udara, pengurangan tingkat pencemaran sumber bergerak dan kesadaran masyarakatnya. Oleh karenanya Kementrerian LH menilai keberhasilan Kab./Kota dalam melakukan kualitas emisi gas buang kendaraan bermotor di jalan raya, kinerja lalu lintas dan kualitas udara di jalan raya.
 
Pemberian penghargaan itu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kualitas udara perkotaan di 44 kota di 33 provinsi di Tanah Air sepanjang Maret-Oktober 2012.
Evaluasi antara lain dilakukan melalui survei pendapat pemangku kepentingan, pengisian formulir data kota, pemantauan kualitas udara jalan raya, pemantauan kualitas bahan bakar di SPBU, dan uji emisi kendaraan bermotor selama tiga hari pada 500 kendaraan pribadi per hari.”Kami sangat memberikan apresiasi  kepada Kab/Kota yang telah berkomitmen dalam meningkatkan kualitas udara di daerahnya karena dengan kualitas udara yang baik akan memberikan dampak pada lingkungan yang sehat, udara yang bersih dan air yang bersih,” ujarnya.
 
 
Sementara itu Wakil Wali Kota mengatakan,  bahwa salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas udara, Pemkot terus berkomitmen melakukan program kebersihan lingkungan diantaranya melalui program penghijauan dan program kebersihan.
 
Ditambahkannya bahwa Pemkot juga terus menghimbau kepada seluruh kantor-kantor swasta untuk membuka ruang terbuka hijau di lingkungannya.”Kalau kantor dan sekolah negeri tidak usah dihimbau, karena Pemerintah merupakan contoh,” ujarnya. (RAZ)
 
SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill