Connect With Us

Hari Pencoblosan Pilkada Kota Tangerang Dianggap Tak Tepat

| Minggu, 17 Februari 2013 | 19:54

| Dibaca : 764

KPU Kota Tangerang saat gelar sosialisasi tahapan pilkada. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-DPRD Kota Tangerang mengkhawatirkan hari pencoblosan Pilkada Kota Tangerang yang jatuh pada Sabtu 31 Agustus 2013 mendatang. Masalahnya hari Sabtu adalah hari dimana masyarakat di Kota Tangerang tidak semua libur, apalagi Tangerang dikenal dengan kota seribu industri.
 
“Kalau tidak tepat, partisipasi pemilih bisa minim,” ungkap Gatot Purwanto, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang kepada wartawan.
 
 
Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain mengutarakan, dipilihnya hari Sabtu sebagai hari pencoblosan itu sudah sangat tepat. Walaupun masyarakat Kota Tangerang itu mayoritas buruh akan tetapi tidak sedikit yang bekerja di luar Kota Tangerang.
 
“Bila bukan hari libur, bisa diliburkan secara lokal, bagi yang bekerja diluar Kota Tangerang itu tidak bisa. Apalagi spare waktu pencoblosannya itu dari pagi hingga pukul 13.00 WIB, tidak akan mungkin terkejar waktunya nanti,” terangnya.
 
Pemilihan di hari Sabtu, lanjutnya, sudah melalui proses pengkajian panjang. Hal itupun tak mungkin mempengaruhi buruh.
 
“Kerja buruh di Kota Tangerang itu terdapat jadwal, jadwal itupun sudah disingkronisasi. Apalagi KPU berencana akan membuat TPS disekitar lingkungan pabrik, jadi bagi mereka yang lembur dapat meluangkan sedikit waktunya untuk mencoblos,” imbuhnya.(DRA)
 
 
BANDARA
Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Juara Futsal

Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Juara Futsal

Jumat, 9 Desember 2016 | 20:00

TANGERANGNews.com-Tim dari Otoritas Bandara (Otban) Soekarno-Hatta berhasil menjuarai Tournament Futsal Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (9/12/2016) malam.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

TANGSEL
Korban Overdosis Bertambah, Kapolsek Serpong pastikan bukan dari Matador

Korban Overdosis Bertambah, Kapolsek Serpong pastikan bukan dari Matador

Sabtu, 3 Desember 2016 | 11:00

TANGERANGNews.com-Beredar informasi bahwa kembali ada yang menjadi korban dari minuman yang efeknya seperti menenggak pil ekstasi semalam. Hal itu membuat Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro berkeyakinan bahwa barang tersebut berasal bukan dari

"Jangan Biarkan Apa yang Tidak Bisa Anda Lakukan menganggu apa yang Bisa Anda Lakukan "

John R Wooden