Connect With Us

KPU : Pilkada Kota Tangerang Sepi Pemantau Independen

| Kamis, 18 April 2013 | 17:24

| Dibaca : 702

Kantor KPU Kota Tangerang. (tangerangnews / deddy)

 
TANGERANG-Meski memanas, pendaftaran pemantau independen Pilkada Kota Tangerang 2013 yang dibuka sejak 15 April lalu sepi peminat.  Padahal pendaftaran akan ditutup Jumat (19/4) besok, tetapi belum ada satupun yang mendaftar.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain, Kamis (18/3). Menurutnya, pendaftaran untuk pemantau independen itu dibuka hanya untuk melengkapi Peraturan KPU No.64/2009 tentang Pemantau dan Tata Cara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. "Tapi sampai sekarang belum ada yang daftar," katanya.

Namun, menurut Syafril, walaupun tidak ada pendaftar, pengawasan Pilwalkot akan tetap berjalan. "Sebab, fungsi pengawasan dijalankan oleh lembaga resmi yakni, Panwaslu," ujarnya.

Mantan Ketua Panwaslu Kota Tangerang ini menjelaskan syarat menjadi pemantau independen itu di antaranya, memiliki sumber dana internal, tidak dari pihak asing, memiliki akte pendirian organisasi dan bersedia memberikan laporan secara terbuka kepada KPU, Panwaslu serta pihak terkait yang terlibat dalam Pilwalkot Tangerang ini.

Sementara, menurut Pakar Hukum dan Ketatanegaraan Tangerang Ray Rangkuti, pemantau independen sangat penting untuk mewakili masyarakat dalam melakukan pengawasan pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang.

"Pemilu dalam level apapun, baru dapat membuahkan hasil yang diterima rakyat, jika betul-betul dilaksanakan dengan prinsip langsung, umum, bebas, dan rahasia, serta jujur dan adil. Untuk itu, pemantau independen berguna untuk menjaga transparansi pelaksanaannya," tukas Direktur Lingkar Madani Indonesai itu .(RAZ)
 
BANTEN
Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Mantan Gubernur Banten Atut Tak Dapat Remisi

Jumat, 8 Juli 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com-Kepala Lapas Wanita Tangerang, Murbihastuti menjelaskan, pada lebaran tahun ini mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah tidak mendapatkan remisi pada tahun ini lantaran masih bermasalah dengan hukum.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pengusaha Warnet Kota Tangerang Protes Pembatasan Jam Operasional

Pengusaha Warnet Kota Tangerang Protes Pembatasan Jam Operasional

Minggu, 29 Mei 2016 | 17:30

“Coba Pak Wali jangan bisanya cuma bikin aturan pembatasan atau larangan saja. Tapi beri edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakatnya,” tukasnya.

TANGSEL
Sopir Angkot Maut di Serpong Ditangkap

Sopir Angkot Maut di Serpong Ditangkap

Senin, 25 Juli 2016 | 18:00

TANGERANGNews.com –Hendi,25, sopir angkot R14 Cimone-Perumnas, ditangkap petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena ugal-ugalan saat mengemudi yang menyebabkan menabrak truk molen, hingga menewaskan lima orang.

TEKNO
 Apa Salah Pokemon Go Hingga Akan Diblokir?

Apa Salah Pokemon Go Hingga Akan Diblokir?

Senin, 18 Juli 2016 | 13:00

Jika pertanyaan itu disampaikan kepada pengamat keamanan cyber, Pratama Persadha, jawabannya adalah tidak. Karena menurutnya, tidak ada hal yang membuat Pokemon Go harus diblokir. Baik di UU ITE maupun Peraturan Menteri. Jadi tidak ada regulasi yang dilan

"Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir."

W.A. Nance