Connect With Us

Sedang Verifikasi DCS, KPU Tangerang Larang Parpol Berkunjung

| Rabu, 24 April 2013 | 18:51

| Dibaca : 372

Kantor KPU Kota Tangerang. (tangerangnews / deddy)

 
TANGERANG-KPU Kota Tangerang melarang pengurus partai politik tidak berkunjung ke kantor KPU karena memasuki tahap verifikasi data calon legislatif sementara hingga tahapan verifikasi selesai.
 
 Kecuali perwakilan parpol yang sudah ditunjuk dan disepakati oleh parpol dan juga KPU. “Kami merasa terganggu bila ada pengurus partai yang datang. Kecuali perwakilan parpol yang sudah ditunjuk partai satu atau dua orang, selain mereka ya dilarang bertamu,” ungkap Syafril Elain, Ketua KPU Kota Tangerang, Rabu (25/4).
 
Kunjungan tersebut pun, harus atas perizinan atau sudah disepakati oleh KPU, baik ketua maupun anggota. Sebab bila tidak demikian, proses verifikasi DCS parpol akan terganggu. 
 
Tidak hanya tamu dari parpol saja yang dilarang bertamu atau mengunjungi ruangan verifikasi dilantai dua kantor KPUD Kota Tangerang tersebut. Panwaslu dan media pun hanya boleh memasuki ruang verifikasi atas seizing Ketua dan Pengurus KPUD.
 
“Enggak boleh ada yang masuk kecuali petugas. Panwas boleh masuk, hanya sebatas melihat atau mengawasi saja, tidak untuk menyentuh,” pungkas Syafril.
Peraturan tersebut berlaku hingga 8 Mei 2013, hingga masa verifikasi berakhir. Sehingga, proses verifikasi tidak terganggu ataupun terintimidasi oleh pihak luar, siapapun itu. Ketatnya penjagaan di KPUD, jelas Syafril, dikarenakan pada masa verifikasi ini bukan lagi pengecekan kelengkapan ada atau tidak adanya berkas DCS seperti pada penerimaan DCS kemarin.
 
Namun pada penentuan sah atau tidak sahnya berkas yang diberikan oleh masing-masing partai atas DCS mereka. “Memenuhi syarat atau tidaknya, nantikan kami akan berikan tanda memenuhi syarat atau MS atau tidak memenuhi syarat atau TMS,” jelas Syafril. (RAZ)
 
BANTEN
Atut Resmi Diberhentikan sebagai Gubernur Banten

Atut Resmi Diberhentikan sebagai Gubernur Banten

Rabu, 29 Juli 2015 | 09:48

SERANG-Terpidana kasus korupsi Atut Chosiyah resmi diberhentikan sebagai Gubernur Banten melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 63/P Tahun 2015. Sebab statusnya dalam kasus korupsi dinilai sudah tetap.

WISATA
Ada Enam Pulau Baru di Banten

Ada Enam Pulau Baru di Banten

Rabu, 24 Juni 2015 | 03:26

“Berdasarkan devinisi tersebut, maka enam pulau yang baru ditemukan masuk ke dalam kordinat Provinsi Banten,” katanya, Selasa (23/6)

TANGSEL
PKS Tangsel akan habis-habisan dukung Airin-Benyamin

PKS Tangsel akan habis-habisan dukung Airin-Benyamin

Rabu, 29 Juli 2015 | 12:51

ANGERANG SELATAN- PKS dipastikan sudah mempersiapkan dan memantapkan strategi pemenangan dalam menghadapi pertarungan pilkada serentak Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TEKNO
Robot Jepang Ini Akhirnya Menikah

Robot Jepang Ini Akhirnya Menikah

Jumat, 10 Juli 2015 | 12:30

Jika beberapa minggu lalu di Amerika Serikat dihebohkan dengan pemberitaan soal dilegalkannya pernikahan sesama jenis, lain lagi di Jepang, yang untuk pertama kalinya di dunia “menikahkan” sepasang robot.

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali