Sabtu, 20 September 2014

 
 
Kamis, 31 Oktober 2013 17:01 WIB
Dibaca : 2425
 

Buruh Tuntut Janji Wali Kota Tangerang yang Baru

Blokir Jalan Daan Mogot Ades / TangerangNews
Reporter : Rangga A Zuliansyah
Ukuran Huruf : A A A

TANGERANG-Ratusam buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak menggeruduk Gedung Pemerintah (Puspemkot) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman No. 1, Kecamatan Tangerang, Kamis (31/10).
 
Mereka menuntut Arief R Wismansyah sebagai Wali Kota Tangerang terpilih untuk memenuhi tuntutan mereka tentang kenaikan gaji sebesar 50 persen.
 
“Belum lama ini ada Pilkada Kota Tangerang, semua calon mengusung janji yang sama, yakni mensejahterakan buruh. Sekarang kami tagih janji wali kota baru. Kami minta UMK 2014 naik 50 persen menjadi Rp 3,7 juta/bulan,” kata Hendra, Pengurus Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Tangerang, Kamis (31/10).
 
Menurut Hendra, gaji sebesar Rp 3,7 Juta/bulan merupakan upah layak jika melihat kebutuhan pokok yang semakin meningkat karena kenaikan harga BBM. “Perusahaan tidak akan rugi menaikan gaju buruh dari sebelumnya Rp 2,2 juta pada UMK 2013. Untung perusahaan lebih besar dari itu,” tukasnya.
 
Hendra menjelaskan, hari ini 10 ribu buruh se Tangerang Raya melakukan aksi mogok nasional untuk mendapatkan hak mereka. Aksi ini akan terus dilakukan hingga UMK diputuskan pada 1 November 2013.
 
“Aksi ini merupakan gejolak tiap tahun di seluruh Indonesia. Buruh Kota Tangerang juga sepakat dan melawan politik upah murah,” paparnya.
 
 
Rabu, 17 September 2014 15:51 WIB
Larang Plat B ke Bogor, Kepala Daerah Tangerang Menolak
 
 
Selasa, 16 September 2014 22:00 WIB
Warga Tangsel Diajarkan Budidaya Anggrek
 
 
 
 
 
Jum'at, 19 September 2014 20:33 WIB
Tiga Kepala Daerah Bahas Investasi Tangerang
 
Jum'at, 19 September 2014 20:28 WIB
Pembangunan Wisata Kota Lama Butuh Waktu 5 Tahun
 
Kamis, 18 September 2014 23:00 WIB
Konflik Pasar Tanah Tinggi harus pendekatan Agama
 
Kamis, 18 September 2014 19:03 WIB
Aksi Curanmor Marak, Polsek Pondok Aren Gelar Razia