Minggu, 26 Oktober 2014

 
 
Kamis, 31 Oktober 2013 17:01 WIB
Dibaca : 2488
 

Buruh Tuntut Janji Wali Kota Tangerang yang Baru

Blokir Jalan Daan Mogot Ades / TangerangNews
Reporter : Rangga A Zuliansyah
Ukuran Huruf : A A A

TANGERANG-Ratusam buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak menggeruduk Gedung Pemerintah (Puspemkot) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman No. 1, Kecamatan Tangerang, Kamis (31/10).
 
Mereka menuntut Arief R Wismansyah sebagai Wali Kota Tangerang terpilih untuk memenuhi tuntutan mereka tentang kenaikan gaji sebesar 50 persen.
 
“Belum lama ini ada Pilkada Kota Tangerang, semua calon mengusung janji yang sama, yakni mensejahterakan buruh. Sekarang kami tagih janji wali kota baru. Kami minta UMK 2014 naik 50 persen menjadi Rp 3,7 juta/bulan,” kata Hendra, Pengurus Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Tangerang, Kamis (31/10).
 
Menurut Hendra, gaji sebesar Rp 3,7 Juta/bulan merupakan upah layak jika melihat kebutuhan pokok yang semakin meningkat karena kenaikan harga BBM. “Perusahaan tidak akan rugi menaikan gaju buruh dari sebelumnya Rp 2,2 juta pada UMK 2013. Untung perusahaan lebih besar dari itu,” tukasnya.
 
Hendra menjelaskan, hari ini 10 ribu buruh se Tangerang Raya melakukan aksi mogok nasional untuk mendapatkan hak mereka. Aksi ini akan terus dilakukan hingga UMK diputuskan pada 1 November 2013.
 
“Aksi ini merupakan gejolak tiap tahun di seluruh Indonesia. Buruh Kota Tangerang juga sepakat dan melawan politik upah murah,” paparnya.
 
 
Selasa, 7 Oktober 2014 10:44 WIB
Ditolak Wali Kota, Pintu M1 Belum Ditutup Permanen
 
 
Minggu, 28 September 2014 19:06 WIB
Airin Disarankan Tetap Bersama Benyamin
 
 
Selasa, 23 September 2014 19:06 WIB
Bantuan Rp100 M Ditolak DPRD DKI, Wali Kota Tangerang Nyerah
 
 
 
Sabtu, 25 Oktober 2014 18:34 WIB
Tolak Oral, Kakek di Karawaci Dibunuh Kekasih
 
Sabtu, 25 Oktober 2014 16:38 WIB
4 Pasar Tradisional di Tangsel Diurus BUMD
 
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:56 WIB
Pariwisata Banten Terkendala Infrastruktur
 
Jum'at, 24 Oktober 2014 18:53 WIB
Lama Vakum, Sidang Tipiring Kembali Digelar