Connect With Us

Bom Molotov Meledak di Restoran Mesir, 12 Orang Tewas

EYD | Jumat, 4 Desember 2015 | 06:47

Ilustrasi Bom Molotov (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG – Sebuah bom molotov dilemparkan ke sebuah restoran di Kairo, Mesir. Sejauh ini sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas dan 6 orang luka-luka. Pernyataan itu sekaligus meralat klaim pejabat keamanan setempat yang menyatakan 18 orang tewas sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan pejabat keamanan Mesir seperti dilansir Reuters, Jumat (4/12/2015). Salah seorang pejabat mengatakan, pelaku penyerangan adalah seorang karyawan yang telah dipecat dari restoran di daerah Agouza, Mesir. Pelaku pun telah ditangkap dan tengah diselidiki.

Sementara para korban tewas kebanyakan karena terbakar akibat ledakan. Ada pula yang tewas karena menghirup asap tebal. Restoran yang juga klub malam ini terletak di basement dan tidak ada jalur keluar darurat.

Kelompok militan telah mengklaim sejumlah pengeboman dan serangan penembakan di Mesir. Sebagian besar serangan ditujukan terhadap para pasukan keamanan sejak militer menggulingkan Presiden Mohamad Mursi pada 2013.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill