Connect With Us

Tentara Israel Tembak Mati Pemuda Palestina

EYD | Selasa, 8 Desember 2015 | 07:32

Ilustrasi garis polisi dimana tiga tentara Israel terluka saat ditabrak warga Palestina (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Tentara Israel menembak mati seorang pemuda Palestina. Penembakan ini terjadi dalam penggerebekan di kamp pengungsi di Kota Bethlehem, Tepi Barat, yang berujung bentrokan.

Disampaikan otoritas medis Palestina yang dikutip kantor berita Palestina Wafa dan dilansir AFP, Selasa (8/12/2015), insiden ini terjadi di kamp pengungsi Dheisheh, Bethlehem. Alasan penggerebekan kamp pengungsi itu tidak diketahui pasti.

Namun, pemuda Palestina yang tewas diidentifikasi sebagai Malek Shahin. Menurut tentara Israel dalam keterangannya, tentara yang masuk ke kamp pengungsi Dheisheh diserang dengan bom pipa dan bom molotov. “Tentara melepas tembakan peringatan ke udara demi membubarkan massa dan mencegah kekerasan meluas,” tutur juru bicara militer Israel dalam pernyataannya.

Juru bicara tersebut tidak membenarkan adanya pemuda Palestina yang tewas, namun hanya menyatakan pihak militer masih memeriksanya. Bentrokan lainnya juga terjadi di Aida, kamp pengungsi lainnya yang masih ada di wilayah Bethlehem.

Sejak 1 Oktober lalu, hampir setiap hari terjadi serangan dan bentrokan antara warga Palestina dengan tentara Israel. Sejauh ini, sedikitnya 112 warga Palestina, 17 warga Israel, seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Eritrea tewas dalam serangkaian bentrokan dan serangan.

Sebagian besar warga Palestina yang tewas merupakan pelaku serangan terhadap warga Israel, sedangkan lainnya ditembak mati tentara Israel dalam bentrokan. Insiden terbaru terjadi di dekat pos keamanan Hebron, Tepi Barat, ketika seorang warga Palestina ditembak mati tentara Israel setelah menyerang seorang warga Israel hingga luka parah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill