Connect With Us

Sekitar 12 Orang Tewas akibat Bom Bunuh Diri

EYD | Selasa, 29 Desember 2015 | 08:21

Ilustrasi Bom (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG – Serangan bom bunuh diri terjadi di luar kantor pemerintah di Pakistan. Kejadian itu menewaskan setidaknya 12 orang, bahkan puluhan orang lainnya luka-luka dalam insiden yang terjadi di Distrik Mardan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.

“Korban jiwa sebanyak 12 orang saat ini, banyak lainnya yang terluka,” kata Kepala Kepolisian Distrik Mardan, Faisal Shahzad kepada kantor berita AFP, Selasa (29/12/2015).

Ali Khan, seorang dokter di rumah sakit setempat, mengkonfirmasi jumlah korban jiwa tersebut. Dia mengatakan, jumlah korban luka mencapai lebih dari 30 orang.

Serangan bom tersebut terjadi di kantor cabang Otoritas Pencatatan dan Database Nasional, yang mengeluarkan kartu identitas pemerintah. Ledakan bom terjadi saat seorang pengebom bunuh diri yang mengendarai sebuah motor, menabrak pintu gerbang utama kantor pemerintah tersebut.

“Itu pengebom bunuh diri yang mengendarai motor. Korban jiwa mungkin bertambah,” ujar Shahzad.

Sejauh ini belum ada pihak ataupun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill