Connect With Us

Arab Saudi Eksekusi Mati 47 Orang, Termasuk Ulama Syiah

EYD | Sabtu, 2 Januari 2016 | 12:01

Arab Saudi (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Otoritas Arab Saudi hari ini mengeksekusi mati 47 orang yang didakwa atas terorisme. Di antara mereka termasuk seorang ulama Syiah terkemuka yang mendalangi aksi-aksi demo antipemerintah.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan, ulama Nimr al-Nimr (56 tahun) merupakan penggerak gelombang demo pada 2011 di wilayah Saudi timur. Di wilayah itu, warga minoritas Syiah mengklaim mengalami diskriminasi di negeri yang dipimpin penguasa Sunni tersebut.

Dalam pernyataannya seperti diberitakan kantor berita resmi Saudi, SPA dan dilansir AFP, Sabtu (2/1/2016), Kementerian Dalam Negeri Saudi memaparkan, 47 orang tersebut terbukti mengadopsi ideologi radikal "takfiri", bergabung dengan organisasi-organisasi teroris dan melakukan berbagai plot kejahatan.

Di antara 47 orang yang dihukum mati itu juga termasuk beberapa warga Saudi yang dinyatakan bersalah atas keterlibatan dalam serangan-serangan Al-Qaeda, yang menewaskan warga Saudi dan warga asing pada 2003 dan 2004.

Di antaranya juga termasuk Fares al-Shuwail, di mana media Saudi menggambarkannya sebagai pemimpin tinggi agama Al-Qaeda di Saudi. Dia ditangkap pada Agustus 2004. Mereka yang dieksekusi termasuk seorang warga Mesir dan seorang warga Chad. Sisanya merupakan warga Saudi yang sebagian besar merupakan anggota kelompok radikal ISIS. Kementerian Dalam Negeri Saudi menambahkan, mereka semua dieksekusi hari ini di 12 kota berbeda di Saudi. Kementerian tidak menyebutkan lebih detail mengenai metode yang digunakan dalam eksekusi itu. Namun biasanya, eksekusi mati di Saudi dilakukan dengan cara memenggal kepala menggunakan pedang.

Eksekusi mati meningkat di kerajaan tersebut sejak Raja Salman naik takhta pada Januari 2015, menyusul kematian Raja Abdullah. Sepanjang 2015, otoritas Saudi dilaporkan telah mengeksekusi mati 153 orang atas berbagai tindak kejahatan, termasuk peredaran narkoba.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

SPORT
Persita Tumbang di Kediri, Persik Menang Tipis 1-0 Lewat Gol Jon Toral

Persita Tumbang di Kediri, Persik Menang Tipis 1-0 Lewat Gol Jon Toral

Senin, 20 April 2026 | 08:05

Kekalahan kembali dialami Persita Tangerang saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025/2026, Minggu, 19 April 2026, sore WIB.

TANGSEL
Mantan Suami Habisi Nyawa Istri Siri untuk Gasak Perhiasan di Serpong

Mantan Suami Habisi Nyawa Istri Siri untuk Gasak Perhiasan di Serpong

Senin, 20 April 2026 | 20:57

Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill