Connect With Us

5 Jasad WNI Ditemukan di Pantai Johor Malaysia

EYD | Rabu, 27 Januari 2016 | 09:54

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANG – Lima jasad Warga Negara Indonesia (WNI) kembali ditemukan hari ini menyusul tenggelamnya kapal di perairan wilayah negeri bagian Johor, Malaysia. Kapal tersebut mengangkut para imigran gelap asal Indonesia.

Sebelumnya pada Selasa, (26/1/2016), 13 jasad WNI ditemukan.

Kepala kepolisian setempat, Rahmat Othman mengatakan, lima jasad pria ditemukan terdampar di pantai hari ini.

"Mereka mencoba masuk ke Malaysia secara ilegal. Kami akan terus melakukan misi pencarian dan penyelamatan karena penyelidikan menunjukkan bahwa kemungkinan ada antara 30 hingga 35 orang di kapal bermesin ganda tersebut," ujar Rahmat seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (27/1/2016).

Rahmat mengatakan, beredar laporan dari warga setempat mengenai adanya beberapa orang yang selamat tiba di pantai.

"Kami yakin migran lainnya yang hilang mungkin telah tenggelam atau bersembunyi di hutan-hutan sekitar, menunggu para penyelundup membawa mereka ke tempat yang aman," imbuhnya.

Rahmat menduga para migran ilegal tersebut berangkat dari Pulau Batam.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill