Connect With Us

Macan Tutul Masuk Sekolah, 3 Orang Luka-luka

EYD | Selasa, 9 Februari 2016 | 07:23

Macan Tutul (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Seekor macan tutul tiba-tiba masuk ke halaman sekolah di Kota Bangalore, India, dan memicu kepanikan. Sedikitnya tiga orang luka-luka akibat diserang macan tutul yang menyusup ke sekolah itu dari hutan terdekat.

Seperti dilansir CNN, Selasa (9/2/2016), video kamera keamanan sekolah swasta itu menunjukkan kucing besar ini mengejar orang-orang yang ketakutan di dekat kolam renang sekolah. Terlihat hewan liar itu melompat dan menyerang orang-orang yang berusaha kabur menghindarinya.

Dituturkan Kepala Kepolisian Distrik Davangere, Karnataka, S. Boralingaiah, insiden yang terjadi pada Minggu (7/2) pagi ini, berawal ketika petugas keamanan Sekolah Internasional Vibgyor di pinggiran Bangalore melihat keberadaan macan tutul itu di dekat sekolah.

Hingga dua jam kemudian, macan tutul itu masih terpantau di kamera keamanan namun kemudian menghilang tanpa jejak hingga sore hari. Otoritas setempat terus melakukan pencarian, hingga akhirnya menemukan macan tutul itu di antara semak-semak di belakang sekolah.

Tapi tak diduga, macan tutul itu berlari ke dalam halaman sekolah. Beberapa petugas keamanan mengunci macan tutul itu di dalam kamar mandi sekolah, tapi binatang itu berhasil kabur melalui jendela ventilasi.

Macan tutul itu kemudian berkeliaran di sekitar kolam renang sekolah dan terjadilah serangan yang melukai tiga orang. Otoritas setempat berhasil melumpuhkan hewan tersebut dengan obat bius sekitar pukul 18.00 waktu setempat, namun efek obatnya baru bekerja sekitar pukul 20.15 waktu setempat.

Macan tutul itu kemudian dievakuasi ke taman satwa liar untuk menjalani perawatan.

Kepala Taman Satwa Liar wilayah Karnataka, Ravi Ralph, menuturkan seorang staf Departemen Kehutanan setempat mengalami luka-luka akibat serangan macan tutul itu, namun telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sedangkan seorang ilmuwan khusus satwa liar mengalami retak tulang dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat. Tidak dijelaskan mengenai korban luka ketiga.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill