Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANG – Pesawat maskapai Turki, Pegasus Airlines, tujuan Roma terpaksa berhenti mendadak di Sarajevo, Bosnia. Pesawat ini harus menurunkan lima penumpang yang mabuk dan mengganggu awak pesawat.
“Pesawat melakukan pendaratan di luar jadwal di bandara Sarajevo,” tutur juru bicara polisi perbatasan Sarajevo, Sanela Dujkovic, kepada AFP, Jumat (26/2/2016). “Polisi menangkap lima penumpang, semuanya warga negara Turki, yang jelas-jelas berada di bawah pengaruh alkohol,” imbuhnya.
Insiden ini terjadi pada Kamis (25/2) waktu setempat, ketika pesawat yang lepas landas dari Istanbul, Turki, itu tengah mengudara ke Roma, Italia. Dujkovic menjelaskan, para penumpang yang mabuk itu menghina para awak pesawat.
Kelima penumpang itu, sebut Dujkovic, mengambil minuman keras tanpa izin dan enggan membayarnya. Setelah kelima penumpang yang mabuk dievakuasi, pesawat pun melanjutkan penerbangan ke Roma. Sedangkan kelima penumpang yang mabuk itu kini berada di bawah penahanan kepolisian bandara setempat.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews