Connect With Us

Naik Pesawat Diturunkan di Tengah Jalan, Kok Bisa?

EYD | Jumat, 26 Februari 2016 | 07:11

Pesawat saat tengah terbang rendah atau sedang take off diatas Helikopter. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG – Pesawat maskapai Turki, Pegasus Airlines, tujuan Roma terpaksa berhenti mendadak di Sarajevo, Bosnia. Pesawat ini harus menurunkan lima penumpang yang mabuk dan mengganggu awak pesawat.

“Pesawat melakukan pendaratan di luar jadwal di bandara Sarajevo,” tutur juru bicara polisi perbatasan Sarajevo, Sanela Dujkovic, kepada AFP, Jumat (26/2/2016). “Polisi menangkap lima penumpang, semuanya warga negara Turki, yang jelas-jelas berada di bawah pengaruh alkohol,” imbuhnya.

Insiden ini terjadi pada Kamis (25/2) waktu setempat, ketika pesawat yang lepas landas dari Istanbul, Turki, itu tengah mengudara ke Roma, Italia. Dujkovic menjelaskan, para penumpang yang mabuk itu menghina para awak pesawat.

Kelima penumpang itu, sebut Dujkovic, mengambil minuman keras tanpa izin dan enggan membayarnya. Setelah kelima penumpang yang mabuk dievakuasi, pesawat pun melanjutkan penerbangan ke Roma. Sedangkan kelima penumpang yang mabuk itu kini berada di bawah penahanan kepolisian bandara setempat.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill