Connect With Us

Petasan buat Pesawat ini Gagal Lepas Landas

EYD | Jumat, 4 Maret 2016 | 09:13

Pesawat saat tengah terbang rendah atau sedang take off diatas Helikopter. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG - Penumpang pesawat yang akan lepas landas dari Prancis menuju Irlandia mendadak dievakuasi. Sebabnya, ada sejumlah petasan yang ditemukan di kabin.

Kejadian ini diberitakan berbagai media internasional, seperti Daiy Mail, Irish Independent dan The Journal. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Jumat (4/3/2016), petasan ditemukan di dalam maskapai Aer Lingus yang akan terbang dari Bandara Charles de Gaulle di Paris, Prancis tujuan Dublin, Irlandia.

Saat itu penumpang sudah masuk ke dalam kabin. Kemudian ada yang menemukan petasan di bagian belakang kursi penumpang. Akibat temuan itu, seluruh penumpang diminta meninggalkan kabin karena akan dilakukan pengecekan keseluruhan di pesawat.

"Karena benda tersebut tidak diizinkan dibawa di dalam penerbangan Aer Lingus, proses boarding terganggu untuk pencarian keseluruhan di pesawat," ujar juru bicara Aer Lingus.

Penumpang pun kembali menunggu di bandara dan penerbangan delay hingga sekitar dua jam dua puluh menit. Dari hasil pencarian di pesawat, ditemukan bahwa petasan itu adalah 'Fun Snaps', peledak dibungkus kertas kecil yang sering digunakan anak-anak untuk bermain dan tidak membahayakan keselamatan penumpang.

Petasan ini diduga dibawa oleh sekelompok anak sekolah yang sebelumnya naik pesawat tersebut dari Dublin. Setelah pesawat dipastikan aman, seluruh penumpang kembali masuk ke kabin dan berangkat ke negara tujuan.

Ketua Pelaksana dari Komite Keselamatan Penerbangan Inggris, Dai Whittingham, menegaskan masuknya petasan, bisa saja terjadi karena kesalahan saat pengecekan barang bawaan di bandara. Namun dia menegaskan, petasan tidak diperbolehkan dibawa ke pesawat,

"Tergantung dari usia anak-anak yang membawa petasan itu, pemeriksaan keamanan mungkin tidak terlalu ketat untuk mereka. Dan mungkin pemeriksaan lebih fokus ke cairan, benda padat seperti ponsel, baterai, apapun yang terkait dengan kabel," kata Whittingham.

Ia mengatakan, tindakan mengevakuasi penumpang setelah ditemukannya petasan adalah hal yang tepat. "Petasan dapat menimbulkan api dalam kabin, walaupun awak kabin memang sudah terlatih untuk menghadapi kejadian seperti itu. Dalam hal ini, kapten telah mengambil tindakan yang sangat tepat setelah petasan ditemukan," ucapnya.

KAB. TANGERANG
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill