Connect With Us

Bayi Berkepala Dua Lahir Ditengah Perang Suriah

FER | Minggu, 14 Agustus 2016 | 12:50

| Dibaca : 1271

Bayi Berkepala Dua Lahir Ditengah Perang Suriah(syrian Arab Red Crescent) (Sumber jengPatrol/google / TangerangNews)

TANGERANGNews.comDi zona perang Suriah, Douma, lahirlah si kecil, bayi berkepala dua. Tepat pada Juli lalu, seorang ibu melahirkan kembar siam itu, di daerah pertempuran paling sengit.

Namun berita kelahiran buah hatinya di kota Douma baru tersiar belakangan. Beruntung bayi berkepala dua itu dalam kondisi sehat, sampai bantuan datang untuk menolong mereka.

Si kembar Nawras dan Moaz yang menempel di bagian dada, kini telah aman ditransfer dengan ambulans ke rumah sakit anak-anak di dekat Damaskus. Dokter Suriah telah meminta bantuan dari Organisasi Kesehatan Dunia, mengatakan si kembar akan meninggal jika mereka tak menjalani operasi pemisahan.

Si kembar bepergian dengan ibu dan bibi mereka, kesehatan kedua bayi itu amat baik.

Foto evakuasi bayi berkepala dua yang beredar di Facebook Red Crescent atau Palang Merah Suriah lantas menuai pujian. Doa pun dihaturkan kepada para dokter dan tim serta bayi.

"Tuhan memberkati Anda dan melindungi Anda," komentar salah satunya.

Douma berada di utara Damaskus dan dilanda pertempuran berat yang berkepanjangan, sehingga sulit bagi bantuan kemanusiaan untuk mencapai lokasi tersebut.

Palang Merah cabang suriah (salah satu dari 82 cabang di seluruh negeri) terus bekerja di daerah konflik tersebut, selama 18 bulan terakhir untuk menyalurkan pasokan bagi orang yang membutuhkan di sana.

Mereka juga menyediakan layanan ambulans, pertolongan pertama, dukungan sosial dan bahkan makanan bagi penduduk di daerah konflik tersebut.

Mereka lantas berbagi gambar-gambar di akun Twitter dan Facebook mereka, untuk meningkatkan kesadaran atas perang yang sedang berlangsung di Suriah. Selain itu juga untuk menjadi daya tarik mereka untuk mengumpulkan dana guna melanjutkan pekerjaan mereka di sana.

 

 

BANTEN
18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

Kamis, 4 Oktober 2018 | 15:34

TANGERANGNEWS.com-Hari ini, 4 Oktober 2018, Provinsi Banten genap berusia 18 tahun. Usia yang cukup matang untuk sebuah daerah otonom hasil

WISATA
Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Rabu, 26 September 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Kalau kamu orang Indonesia asli, pasti sudah nggak asing ya dengan legenda Malin Kundang. Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil.

MANCANEGARA
Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Minggu, 14 Oktober 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.comKepolisian Detroit, Amerika Serikat (AS), menemukan 11 jasad bayi di sebuah bekas rumah duka. Jasad belasan bayi itu itu berada di langit-langit rumah dengan kondisi sudah membusuk.

BANDARA
Asian Para Games 2018 Berakhir, 1.600 Atlet Padati Bandara Soekarno-Hatta

Asian Para Games 2018 Berakhir, 1.600 Atlet Padati Bandara Soekarno-Hatta

Minggu, 14 Oktober 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Perhelatan Asian Para Games 2018 secara resmi ditutup. Kontingen mulai kembali ke negaranya masing-masing melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Semua orang pernah gagal. Sebagian menyerah, sebagian bangkit kembali. Maka ada pecundang, ada pemenang."

Ken Terate