Connect With Us

Rodrigo Duterte Sebut 'Anak Pelacur' Obama Batalkan Pertemuan

FER | Selasa, 6 September 2016 | 13:13

Presiden Jokowi dan Barack Obama mengutuk keras serangan bom yang mengguncang Paris, Prancis (istimewa / tangerangnews)

 

 

TANGERANGNews.com- Presiden Amerika Serikat Barack Obama membatalkan rencana pertemuan dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Pembatalan pertemuan ini menyusul pernyataan Duterte yang menyebut Obama sebagai 'anak pelacur'.

"Presiden Obama tidak akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Duterte dari Filipina sore ini," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat, Ned Price seperti dikutip AFP, Selasa (6/9/2016).

"Sebaliknya, ia akan bertemu dengan Presiden Park ( Geun - hye ) Republik Korea sore ini," jelas Price.

Duterte menyampaikan pernyataan yang menyebut Obama sebagai 'anak pelacur' sesaat sebelum berangkat ke Laos untuk mengikuti KTT ASEAN yang juga dihadiri Obama. Latar belakang pernyataan Presiden Filipina yang kontroversial itu adalah adanya kemungkinan dirinya menghadapi pertanyaan dari Obama soal kematian 2.400 orang di Filipina sejak dua bulan terakhir Duterte menjabat. 

"Anda seharusnya lebih menghormati. Tidak begitu saja melemparkan pertanyaan dan pernyataan. Anak pelacur, saya akan mengutuk Anda di forum itu," ucap Duterte merujuk pada Obama, dalam konferensi pers sebelum berangkat ke Laos.

"Kita akan berkubang di lumpur seperti babi, jika Anda melakukan itu kepada saya," imbuhnya.

Sebenarnya, kedua Presiden sempat diagendakan akan mengadakan pertemuan bilateral di sela-sela gelaran KTT ASEAN di Vientiane, Laos. 

NASIONAL
Makin Gampang, Bayar Listrik dan Token PLN Bisa Lewat Koperasi Merah Putih

Makin Gampang, Bayar Listrik dan Token PLN Bisa Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:32

PT PLN (Persero) menggandeng 107 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Indonesia untuk menyediakan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill