Connect With Us

Mahasiswa Indonesia Asal Papua Kibarkan Merah Putih di AS

FER | Jumat, 30 September 2016 | 08:35

Mahasiswa Indonesia Asal Papua Kibarkan Merah Putih di AS dalam Perayaan Indonesia Fair. (Sumber Halloindo / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com - Para mahasiswa Indonesia asal Papua mengibarkan bendera merah putih di salah satu gedung publik di kota Somerworth, New Hampshire, AS. Pengibaran bendera ini merupakan bagian dari pelaksanaan Indonesia Fair di Somersworth Middle School, New Hampshire.

Acting Konjen RI di New York, Benny YP Siahaan dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Jumat (30/9/2016) mengatakan mahasiswa Indonesia yang berjumlah 4 orang ini bernama Gemarkrisindo, Alvin Lagu dan Cenra Widi, dipimpin oleh komandan upacara, Cavien Setia.

"Mereka merupakan 4 orang mahasiswa Indonesia yang tengah melakukan studi undergraduate di University New Hampshire," ujar Benny.

Upacara pengibaran juga semakin berkesan dengan kedatangan Wali Kota Somersworth, Mayor Dana S Dilliard. Mengenakan kemeja batik khas Indonesia, Mayor Dilliar menyampaikan ucapan terima kasihnya pada diaspora Indonesia Somersworth dan Pemerintah Indonesia atas terselenggaranya acara Indonesia Fair ini. 

"Acara-acara yang baik seperti ini akan mendukung kerukunan, saling kenal dan keberagaman di kota ini" kata Dilliard dalam pidatonya.

 

 

Tak hanya pengibaran bendera, para mahasiswa ini juga menyuguhkan tarian tradisional asal Papua 'Pangkur Sagu', sebuah tarian muda mudi menyambut musim panen sagu. Ditampilkan juga busana tradisional Papua pada sesi fashion show setelahnya.

Acara Indonesian Fair ini dihadiri lebih dari 800 pengunjung yang ikut menampilkan berbagai kekayaan seni dan budaya Indonesia dari Aceh hingga Papua. Dalam pameran ini, juga disuguhkan aneka kreasi makanan, tari, musik, fashion, budaya, dan kelas bahasa Indonesia. 

PROPERTI
Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria

Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13

Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:56

Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill