Connect With Us

Tewaskan Ratusan Orang, PKS Sebut Terorisme di Masjid Rawda Mesir Biadab

Yudi Adiyatna | Sabtu, 25 November 2017 | 22:00

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, sangat prihatin dan mengutuk keras aksi terorisme di Masjid Ar-Rawda Sinai Utara Mesir yang menewaskan 235 orang jamaah pada Jum'at (24/11). Jazuli menyebut tindakan tersebut biadab dan tidak berperikemanusiaan.

"Duka cita mendalam untuk seluruh rakyat Mesir khususnya keluarga korban. Pada saat yang sama dunia mengutuk aksi biadab teroris pengecut dan tidak berperikemanusiaan tersebut," kata Jazuli.

Aksi terorisme di Mesir dan berbagai belahan dunia lainnya yang masih kerap terjadi, menurut Jazuli, mendorong pentingnya bangsa-bangsa dunia bersatu padu melawan terorisme dan mewujudkan tata dunia yang lebih berperikemanusiaan dan berkeadilan dalam semangat kemerdekaan dan perdamaian.

"Negara-negara di dunia harus memberantas terorisme hingga ke akar-akarnya dan tidak menciptakan peluang tumbuh suburnya terorisme apakah kehancuran akibat perang, ketidakadilan, politik kekerasan dan antidemokrasi atau diktatorsip. Selama itu ada maka terorisme akan tumbuh subur," pungkas Jazuli.

Diketahui sebelumnya, seorang pelaku dari salah satu kelompok ekstrimis di Mesir meledakkan bom dan melepaskan sejumlah tembakan ke arah jemaah yang baru menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Ar-Rawda Sinai Utara Mesir, hingga menyebabkan 235 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.(RAZ/HRU)

BISNIS
Gerai Indomaret di Tangerang Tutup Serentak, Ini Penyebabnya

Gerai Indomaret di Tangerang Tutup Serentak, Ini Penyebabnya

Minggu, 31 Mei 2026 | 21:11

Sejumlah gerai Indomaret di Tangerang dan berbagai daerah lainnya dilaporkan tidak melayani pelanggan selama libur nasional pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026.

NASIONAL
Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar

Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:37

Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill