Connect With Us

Sadis, Wanita di India Bakar Alat Vital Bocah laki-laki Karena Tolak Bercinta

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:09

Ilustrasi Mesum (Wartasumedang.info / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita di India tega menculik dan membakar organ vital bocah lali-laki berusia 14 tahun. Perlakuan sadis itu diduga dilakukan karena sang bocah menolak ajakan bercinta wanita tersebut.

Dikutip dari Sindonews.com, tersangka merupakan wanita berusia sekitar 20 tahunan dan sudah menikah. Sedangkan korban adalah tetangganya yang terdaftar sebagai siswa kelas 7 di sebuah sekolah swasta.

Peristiwa itu berawal ketika pelaku, datang ke rumah korban di daerah Badalpur, Greater Noida, pada hari Jumat, 5 Oktober 2018.  Korban ketika itu tengah belajar, tiba-tiba diajak oleh pelaku dengan dalih bahwa dia membutuhkan bantuan untuk membawa barang belanjaan ke rumahnya.

“Dia dikenal oleh kami dan dia datang ke rumah kami sekitar pukul 13.30 siang, untuk meminta bantuan putra saya agar membawa bahan makanan dari toko terdekat ke rumahnya. Setengah jam kemudian, saya mendengar teriakan anak saya dan bergegas ke rumahnya," kata ibu korban kepada polisi yang identitasnya dilindungi.

Bocah tersebut sempat dikurung di kamar pelaku dan disekap menggunakan kain ke mulutnya. Lalu pelaku sempat mengajak berhubungan badan, namun korban menolak. Wanita itu marah dan memanaskan sepasang jepitan, kemudian membakar organ vital bocah malang tersebut.

Korban berhasil diselamatkan setelah ibunya mendobrak masuk ke rumah pelaku. Namun pelaku berhasil melarikan diri. 

“Dia (korban) menceritakan serangan itu ketika saya menyelamatkannya dari sebuah ruangan. Tapi wanita itu melarikan diri dari tempat tersebut," imbuh ibu korban seperti dikutip dari Hindustan Times, Rabu (10/10/2018) malam.

Bocah lelaki itu emudian dilarikan ke rumah sakit swasta karena luka bakar yang diderita. Menurut polisi, kondisinya kini mulai pulih. Polisi telah minta agar korban menjalani pemeriksaan medis.

Setelah peristiwa tersebut, keberadaan pelaku belum diketahui. Polisi hingga kini masih memburunya. Pelaku terancam pasal berlapis karena menyebabkan luka, menyebabkan luka dengan senjata, pengurungan, penculikan dan intimidasi criminal. “Kami belum menangkap tersangka karena penyelidikan kami sedang berlangsung," kata Vijay Kumar, seorang perwira polisi di kantor polisi Badalpur.(RAZ/HRU)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

HIBURAN
ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch, Nikmati Brunch hingga Akses Kolam Renang Mulai Rp269 Ribu

ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch, Nikmati Brunch hingga Akses Kolam Renang Mulai Rp269 Ribu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:24

Menghabiskan akhir pekan kini tidak harus keluar kota untuk mendapatkan suasana liburan. Menjawab tren masyarakat yang menginginkan pengalaman bersantap sekaligus rekreasi, ARYADUTA Lippo Village menghadirkan Saturday Tropical Brunch

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill