Connect With Us

Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 14 Oktober 2018 | 18:00

Ilustrasi mayat bayi. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.comKepolisian Detroit, Amerika Serikat (AS), menemukan 11 jasad bayi di sebuah bekas rumah duka. Jasad belasan bayi itu itu berada di langit-langit rumah dengan kondisi sudah membusuk.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (14/10/2018), peristiwa itu terungkap setelah polisi mendapat informasi anonim. Segera setelah mendapat informasi, petugas langsung mendatangi Rumah Duka Cantrell yang sudah tidak beroperasi lagi. 

Saat memeriksa langit-langit rumah, polisi lalu menemukan 11 jasad tersebut dimana 9 diantaranya berada dalam 1 kotak dan 2 bayi lainnya dalam peti, dengan kondisi yang sudah membusuk.

Letnan Brian Bowser dari Kepolisian Detroit mengaku sedang menyelidiki penemuan belasan jasad bayi itu dengan mengidentifikasinya dan mengubungi bekas pemilik rumah.

"Kami harus mencari tahu apa yang terjadi dan mengapa ini bisa terjadi," kata Letnan Brian Bowser seperti yang dikutip dari Detik.com.

Setelah identifikasi, polisi akan mencari keberadaan orangtuanya. Belum jelas berapa lama jasad-jasad bayi itu disembunyikan. Polisi mengatakan beberapa bayi itu meninggal saat dilahirkan.  Rumah duka itu sendiri sudah pernah bermasalah. Pada April 2018, aparat daerah menemukan kondisi yang menyedihkan dan tidak sehat di situ.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill